Wagub Bengkulu Sampaikan Sembilan Prioritas Pembangunan ke Kementerian PPN

Wakil Gubernur Bengkulu Mian telah memaparkan sembilan Prioritas Pembangunan Bengkulu kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas, guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing daerah.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wagub Bengkulu Sampaikan Sembilan Prioritas Pembangunan ke Kementerian PPN
Wakil Gubernur Bengkulu Mian telah memaparkan sembilan Prioritas Pembangunan Bengkulu kepada Menteri PPN/Kepala Bappenas, guna mengakselerasi pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan daya saing daerah. (AntaraNews)

Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, baru-baru ini menyampaikan sembilan agenda pembangunan prioritas daerah kepada Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam sebuah rapat koordinasi. Pertemuan penting ini berlangsung di Bengkulu pada Kamis, 25 April 2026, menandai upaya serius pemerintah daerah untuk mendorong kemajuan.

Pemaparan ini bertujuan untuk mendorong percepatan pembangunan infrastruktur dan peningkatan daya saing Provinsi Bengkulu di tingkat nasional. Mian menekankan bahwa inisiatif ini krusial untuk mengoptimalkan potensi besar yang dimiliki Bumi Merah Putih, julukan untuk Provinsi Bengkulu.

Dengan garis pantai sepanjang 527 kilometer di pesisir barat Pulau Sumatera dan kekayaan sumber daya alam, Bengkulu memerlukan dukungan infrastruktur yang memadai. Hal ini diharapkan mampu memberikan nilai tambah signifikan bagi sektor-sektor unggulan seperti pertanian, perkebunan, kelautan, dan energi.

Salah satu Prioritas Pembangunan Bengkulu yang diusulkan adalah pengembangan kawasan industri Pulau Baai. Kawasan ini direncanakan terintegrasi dengan pelabuhan, menjadikannya pusat pertumbuhan ekonomi baru yang strategis bagi provinsi.

Selain itu, pemerintah daerah juga mengusulkan kelanjutan pembangunan jalan tol Bengkulu. Proyek ini diharapkan dapat terhubung dengan Provinsi Sumatera Selatan, membuka akses vital ke jalur lintas tengah dan timur Sumatera. Pembangunan infrastruktur ini dinilai penting agar Bengkulu dapat sejajar dengan provinsi lain di Sumatera, mengingat keterbatasan akses dan fiskal yang selama ini dihadapi.

Untuk mendukung konektivitas regional yang lebih luas, pengembangan jaringan perkeretaapian juga masuk dalam daftar Prioritas Pembangunan Bengkulu. Jaringan ini diharapkan mampu memfasilitasi pergerakan barang dan jasa, serta meningkatkan efisiensi logistik di seluruh wilayah.

Dalam upaya meningkatkan kualitas lingkungan, pembangunan tempat pembuangan sampah regional menjadi prioritas ketiga yang diajukan. Inisiatif ini diharapkan dapat mengatasi masalah pengelolaan limbah di wilayah Bengkulu secara lebih efektif dan berkelanjutan.

Pengendalian banjir di Kota Bengkulu juga menjadi fokus penting, mengingat dampak signifikan yang ditimbulkan oleh bencana ini terhadap masyarakat. Selain itu, pemerintah provinsi mengusulkan pembangunan jaringan distribusi air minum regional Benteng (Bengkulu Tengah)-Kota Bengkulu-Seluma. Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap air bersih yang layak.

Pemerintah daerah juga berharap dukungan pusat melalui program Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah. Ini untuk mempercepat pembangunan jalan di kabupaten dan kota, mengatasi keterbatasan fiskal daerah. “Dengan keterbatasan fiskal daerah, kami sangat berharap dukungan pemerintah pusat agar pembangunan infrastruktur dapat dipercepat dan menekan biaya logistik masyarakat,” kata Wagub Mian.

Sektor pariwisata juga tidak luput dari perhatian, dengan usulan pengembangan kawasan Danau Dendam Tak Sudah tahap kedua. Kawasan ini diproyeksikan menjadi salah satu destinasi pariwisata strategis yang mampu menarik wisatawan dan meningkatkan pendapatan daerah.

Di sektor pertanian, pembangunan pusat pertanian terpadu di Kabupaten Bengkulu Utara menjadi Prioritas Pembangunan Bengkulu lainnya. Inisiatif ini diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian dan kesejahteraan petani di wilayah tersebut.

Seluruh usulan Prioritas Pembangunan Bengkulu ini telah dilengkapi dengan dokumen perencanaan dan kesiapan teknis yang matang. Hal ini menunjukkan keseriusan pemerintah Provinsi Bengkulu dalam mengimplementasikan rencana pembangunan yang komprehensif dan terukur.

Poin-poin prioritas yang disampaikan meliputi:

  • Pembangunan kawasan industri Pulau Baai terintegrasi pelabuhan sebagai pusat pertumbuhan ekonomi baru.
  • Lanjutan pembangunan jalan tol Bengkulu yang terhubung dengan Provinsi Sumatera Selatan.
  • Pembangunan tempat pembuangan sampah regional untuk pengelolaan limbah yang lebih baik.
  • Pengendalian banjir di Kota Bengkulu untuk melindungi masyarakat dan infrastruktur.
  • Pengembangan kawasan Danau Dendam Tak Sudah tahap kedua sebagai destinasi pariwisata strategis.
  • Pembangunan jaringan distribusi air minum regional Benteng-Kota Bengkulu-Seluma.
  • Dukungan Inpres Jalan Daerah untuk mempercepat pembangunan jalan di kabupaten/kota.
  • Pembangunan pusat pertanian terpadu di Kabupaten Bengkulu Utara.
  • Pengembangan jaringan perkeretaapian untuk mendukung konektivitas regional.

Wakil Gubernur Mian menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci utama dalam mengatasi keterbatasan fiskal serta mempercepat pembangunan di Provinsi Bengkulu. “Kami berharap berbagai usulan ini dapat diakomodasi sehingga memberikan dampak nyata terhadap pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi