PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo telah mengambil langkah konkret untuk mengatasi masalah kekeringan di Pamekasan, Madura. Perusahaan BUMN ini membangun sumur bor dan jaringan pipanisasi sepanjang 2.500 meter di Kecamatan Waru, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur. Inisiatif ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat akan air bersih serta meningkatkan produktivitas warga setempat.
Program yang diberi nama "Pelindo Peduli Kekeringan" ini merupakan kelanjutan dari kepedulian perusahaan terhadap isu kekeringan yang melanda wilayah tersebut. Dengan adanya fasilitas baru ini, jumlah penerima manfaat bertambah signifikan, mencapai 164 kepala keluarga. Sebanyak 68 kepala keluarga di antaranya merupakan warga baru yang sebelumnya sangat kesulitan mendapatkan akses air bersih.
Pembangunan fasilitas vital ini mencakup satu sumur bor baru dengan kedalaman 75 meter, satu sumur penampung di Desa Tampojung, serta instalasi jaringan distribusi air langsung ke rumah-rumah warga. Langkah strategis ini diharapkan dapat membawa perubahan positif yang berkelanjutan bagi kehidupan masyarakat Pamekasan.
Advertisement
Advertisement
Dampak Positif Akses Air Bersih bagi Warga Pamekasan
Ketersediaan air bersih merupakan fondasi utama bagi kehidupan dan kemajuan suatu komunitas. Group Head Sekretariat Perusahaan Pelindo, Ali Sodikin, menekankan pentingnya akses air bersih. "Air adalah sumber kehidupan. Dengan tersedianya akses air bersih, masyarakat tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan dasar sehari-hari, tetapi juga meningkatkan produktivitas, kesehatan dan pendidikan," ujarnya.
Program ini dirancang untuk memberikan dampak multifaset bagi masyarakat. Selain memenuhi kebutuhan minum dan sanitasi, air bersih juga diharapkan dapat mendukung sektor usaha tani lokal. Hal ini secara langsung akan berkontribusi pada perbaikan gizi keluarga dan penguatan ekonomi rumah tangga di Pamekasan.
Bagi warga dengan penghasilan rata-rata Rp1 juta hingga Rp1,5 juta per bulan, program ini menjadi penopang penting. Akses air bersih yang stabil dapat mengurangi beban ekonomi yang sebelumnya dialami karena harus membeli air atau menempuh jarak jauh untuk mendapatkannya. Dengan demikian, air bersih tidak lagi menjadi barang langka, melainkan sumber kehidupan yang mampu meningkatkan kualitas kesehatan dan ekonomi masyarakat.
Advertisement
Advertisement
Perluasan Program Pelindo Peduli Kekeringan di Madura
Inisiatif pembangunan sumur bor ini merupakan perluasan dari program yang sebelumnya telah diinisiasi oleh PT Terminal Petikemas Surabaya (TPS), yang merupakan bagian dari Pelindo. Program awal ini bahkan telah memenangkan Pelindo TJSL Community Development Awards Tahun 2024, menunjukkan komitmen perusahaan terhadap tanggung jawab sosial.
Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pamekasan menggarisbawahi urgensi program ini. Sebanyak 83 dari 178 desa di wilayah tersebut berpotensi mengalami kekeringan setiap tahunnya. Kondisi geografis dan iklim ini mendorong Pelindo untuk memperluas cakupan programnya, yang sebelumnya telah membantu 96 kepala keluarga di Dusun Sumberwaru.
Perluasan ini mencakup pembangunan satu sumur bor baru sedalam 75 meter, satu sumur penampung di Desa Tampojung, serta jaringan distribusi air yang mencapai langsung ke rumah-rumah warga. Dengan infrastruktur yang lebih komprehensif, diharapkan lebih banyak masyarakat Pamekasan dapat merasakan manfaat langsung dari ketersediaan air bersih yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Aspek Keberlanjutan dan Tata Kelola Mandiri Masyarakat
Pelindo tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur, tetapi juga pada aspek keberlanjutan program jangka panjang. Departemen Head TJSL Pelindo, Febrianto Zenny, menegaskan bahwa keberlanjutan menjadi prioritas utama. "Melalui program ini, Pelindo membentuk kelompok pengelola di tingkat desa dengan panduan tata kelola yang jelas," katanya.
Pembentukan kelompok pengelola ini bertujuan untuk memberdayakan masyarakat agar dapat menjaga dan mengembangkan fasilitas secara mandiri. Harapannya, manfaat dari sumur bor dan jaringan pipanisasi ini dapat terus berlanjut tanpa bergantung sepenuhnya pada pihak eksternal. Kemandirian pengelolaan ini krusial untuk memastikan pasokan air bersih yang stabil di masa mendatang.
Program ini merupakan bagian integral dari fokus TJSL (Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan) perusahaan pada tiga bidang utama. Ketiga bidang tersebut meliputi pendidikan, pemberdayaan masyarakat lokal, dan kelestarian lingkungan. Dengan pendekatan holistik ini, Pelindo berupaya menciptakan dampak sosial yang positif dan berkelanjutan di Pamekasan.
Advertisement
Sumber: AntaraNews