Kepolisian Metro Jakarta Utara telah sukses menyelenggarakan turnamen E-Sport Mobile Legends sebagai bagian dari upaya pembinaan generasi muda di wilayahnya. Kegiatan ini bertujuan untuk menjauhkan para pemuda dari pengaruh negatif seperti narkoba, tawuran, atau tindak pidana lainnya. Inisiatif ini juga bertepatan dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80, menunjukkan komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menyatakan bahwa turnamen ini menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mendekatkan diri kepada masyarakat, khususnya generasi muda. Ia berharap ajang kompetisi ini tidak hanya melahirkan juara, tetapi juga menjadi langkah awal bagi atlet E-Sport Jakarta Utara untuk berprestasi lebih tinggi. Turnamen ini juga menjadi ruang kreativitas sekaligus mempererat hubungan antara Polri dan masyarakat.
Grand Final turnamen E-Sport Mobile Legends ini berlangsung sengit pada Sabtu (27/6) di Lobby China Mall Artha Gading (MAG), Kelapa Gading, Jakarta Utara. Sebanyak 54 tim berpartisipasi dalam kompetisi ini, menunjukkan antusiasme tinggi dari generasi muda terhadap E-Sport. Kolaborasi berbagai pihak mendukung terselenggaranya acara positif ini.
Advertisement
Advertisement
E-Sport sebagai Wadah Pembinaan Positif Generasi Muda
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Erick Frendriz, menegaskan bahwa penyelenggaraan turnamen E-Sport Mobile Legends ini merupakan bukti nyata komitmen Polri. Tujuannya adalah mendekatkan diri kepada masyarakat, terutama generasi muda, melalui wadah kompetisi yang positif dan inspiratif. Kegiatan ini diharapkan mampu membina karakter sportif dan menjauhkan para pemuda dari pengaruh negatif.
Melalui ajang ini, Polri berupaya mengarahkan energi dan minat generasi muda ke kegiatan yang produktif dan kompetitif. E-Sport kini tidak hanya dipandang sebagai hiburan, melainkan juga media untuk mempererat silaturahmi dan membangun karakter positif. Inisiatif ini sejalan dengan semangat Polri Presisi yang adaptif terhadap perkembangan zaman.
Kombes Pol Erick Frendriz juga optimistis bahwa para peserta memiliki potensi besar untuk berkembang di dunia E-Sport dan mengharumkan nama Jakarta Utara. Ini menunjukkan pengakuan terhadap E-Sport sebagai jalur prestasi baru bagi kaum muda, mendorong mereka untuk mengisi waktu dengan kegiatan positif.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Kuat Mendukung Pengembangan E-Sport di Jakarta Utara
Turnamen E-Sport Mobile Legends ini merupakan hasil kolaborasi erat antara Polres Metro Jakarta Utara, PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo), Mall Artha Gading, dan Cipayung Plus. Sinergi berbagai elemen ini menunjukkan dukungan kuat terhadap pembinaan potensi generasi muda melalui dunia E-Sport. Kehadiran berbagai pihak ini memperkuat ekosistem E-Sport yang sehat dan berprestasi.
Sebanyak 54 tim turut serta dalam turnamen yang berlangsung dari 20-27 Juni 2026 ini, menandakan tingginya minat dan partisipasi generasi muda. Angka ini juga menunjukkan bahwa E-Sport memiliki daya tarik yang besar sebagai ajang kompetisi. Partisipasi aktif ini menjadi indikator positif bagi pengembangan bakat-bakat E-Sport di Jakarta Utara.
Perwakilan PT Pelindo, Rudi Istiawan, menyampaikan apresiasinya terhadap inisiatif Polres Metro Jakarta Utara yang dinilai mampu menghadirkan kegiatan positif bagi kalangan muda. Rudi Istiawan berharap kolaborasi serupa dapat terus berlanjut sebagai bagian dari upaya membangun ekosistem E-Sport yang sehat dan berprestasi.
Advertisement
Advertisement
Lahirkan Juara dan Harapan Prestasi E-Sport Selanjutnya
Pertandingan Grand Final E-Sport Tournament Mobile Legends berlangsung sangat sengit, mempertemukan tim Batcave melawan Armagedon di partai puncak. Sementara itu, perebutan posisi ketiga mempertemukan Gelkasa Academy dengan E-Team Esport. Antusiasme penonton dan peserta sangat terasa sepanjang jalannya pertandingan yang kompetitif ini.
Setelah melalui persaingan ketat, tim Batcave berhasil keluar sebagai Juara I, membawa pulang hadiah uang tunai sebesar Rp10 juta dan piala. Posisi Juara II diraih oleh Armagedon dengan hadiah Rp5 juta dan piala. E-Team Esport menempati Juara III dengan hadiah Rp3 juta dan piala, sedangkan Gelkasa Academy meraih Juara IV dengan hadiah Rp2 juta.
Selain penghargaan untuk tim, panitia juga memberikan penghargaan Most Valuable Player (MVP) kepada pemain terbaik dengan hadiah uang tunai sebesar Rp500 ribu. Pemberian penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi para pemain untuk terus meningkatkan kemampuan mereka.
Advertisement
Turnamen ini diharapkan tidak hanya berhenti pada ajang kompetisi semata, tetapi juga menjadi pemicu bagi atlet-atlet E-Sport Jakarta Utara. Kapolres Erick Frendriz berharap ini menjadi langkah awal untuk berprestasi di tingkat yang lebih tinggi dan mengharumkan nama daerah. Polri akan terus mendukung kreativitas dan prestasi generasi muda Indonesia.
Sumber: AntaraNews