Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meresmikan ruas baru di Tol Sukabumi, yakni Cigombong-Cibadak pada Jumat (4/8).
Advertisement
"Mohon maaf gerbang tol baru akan diberlakukan fungsional pada 7 Agustus 2023 pukul 6.00 WIB," tulis spanduk yang terbentang di pintu tol tersebut, Minggu (6/8/2023).
Advertisement
Sebab, dengan dibukanya ruas baru diyakini dapat memangkas kemacetan jalan yang melintasi sejumlah pasar, seperti di Parung Kuda dan Cicurug.
"Kecewa sekali ya, sebab akhir pekan ini ke Sukabumi ingin coba ruas tol baru biar enggak kena macet di pasar," kata Tyo pengendara asal Jakarta di lokasi.
Liputan6.com
Advertisement
Senada dengan Tyo, seorang pengemudi lain bernama Ayu asal Sukabumi juga mengungkap hal senada. Padahal dia meyakini jika sudah dibuka, maka estimasi waktu menuju Jakarta bisa lebih singkat. "Harusnya sudah bisa lebih cepat, tapi karena masih ditutup jadi tetap lewat pasar yang pasti macet karena angkot, truk, pasar dan pabrik," ungkap dia.
Kemacetan jalur Jakarta-Sukabumi dan sebaliknya sudah hal barang baru. Berdasarkan pengalaman pewarta Liputan6.com yang cukup rutin melewati jalur ini, pada waktu normal jarak tempuh rerata dapat memakan waktu selama empat jam. Namun jika terjebak kemacetan parah, enam jam bukan waktu yang mengagetkan untuk sekedar bisa masuk pintu Tol Cigombong.
Secara kesuruhan Jalan Tol Ciawi-Sukabumi dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) PT Trans Jabar Tol terdiri dari 4 seksi, yaitu Seksi 1 Ciawi-Cigombong sepanjang 15,35 km sudah beroperasi sejak Desember 2018.
Advertisement
Advertisement
Jalan Tol ini nantinya akan terkoneksi dari Jakarta menuju Kota/Kabupaten Sukabumi dengan terhubung Jalan Tol Jagorawi di sebelah utara.
Diharapkan dengan selesainya Tol Ciawi - Sukabumi akan semakin mendongkrak iklim usaha serta peningkatan perekonomian di wilayah Bogor, Ciawi maupun Sukabumi