Pupuk Kaltim bertekad untuk menjadi top leader industri petrokimia di ASEAN dan Asia Pasifik.
Setelah berhasil mencatatkan akumulasi pendapatan bersih Rp14,59 triliun dan membagikan dividen Rp5,2 triliun sepanjang 2022, PT Pupuk Kalimantan Timur (Pupuk Kaltim) dengan konsisten memastikan implementasi prinsip good corporate governance (GCG) dalam setiap kegiatan bisnisnya, serta membangun hubungan yang seimbang dan terkontrol dalam struktur organisasi perusahaannya.
Laporan keuangan Pupuk Kaltim yang transparan, ditambah dengan konsistensinya, mencerminkan kemajuan positif dalam kinerja operasional perusahaan sepanjang tahun.
Advertisement
Terkait dengan hal ini, Pupuk Kaltim menerapkan prinsip-prinsip GCG TARIF (transparansi, akuntabilitas, responsibilitas, independensi, dan fairness) yang didukung oleh inovasi dan pengembangan berbagai aplikasi sebagai penunjang GCG di perusahaan.
Merdeka.com
"Kami percaya penerapan GCG merupakan salah satu kunci keberlangsungan operasional dan keberhasilan kami dalam mencapai target kinerja positif. Maka dari itu, sebagai salah satu perusahaan pupuk dan petrokimia produsen pupuk urea terbesar di Indonesia, kami akan terus menerapkan berbagai inisiatif GCG sejalan dengan tekad kami untuk menjadi top leader industri petrokimia di kawasan Asia Tenggara dan Asia Pasifik," kata Direktur Keuangan dan Umum Pupuk Kaltim, Qomaruzzaman, di Jakarta, Senin (4/12).
Advertisement
Dengan adanya langkah tersebut, Pupuk Kaltim berhasil dinobatkan sebagai juara kedua pada kategori Non Go Publik Non Keuangan dalam penganugerahan Annual Report Award (ARA) 2022, setelah mendapatkan penilaian positif atas laporan tahun buku 2022 lalu.
Penghargaan ini menjadi bukti konsistensi laporan keuangan yang transparan yang sejalan dengan peningkatan performa Pupuk Kaltim yang baik pada tahun 2022 lalu.
Melalui acara ini, berbagai perusahaan di Indonesia dinilai keberhasilannya dalam menerapkan prinsip governansi korporat perusahaan dan keterbukaan informasi atas laporan tahunan yang sesuai dengan ketentuan dan pedoman yang berlaku. Dalam penilaiannya, penyelenggarakan menggunakan beberapa kriteria yang selaras dengan ketentuan OJK dan Pedoman Umum Governansi Korporat Indonesia (PUGKI) 2021, serta ASEAN CG Scorecard.
Advertisement
Qomaruzzaman mengatakan, GCG bukan sekadar audit dan kewajiban terkait transparansi serta kontrol keuangan, melainkan merupakan alat bagi Pupuk Kaltim untuk mencapai tujuan bisnis di masa depan.
Merdeka.com
"Dengan kepercayaan yang diberikan kepada kami melalui penghargaan ARA ini, kami berkomitmen untuk terus menerapkan praktik GCG tidak hanya dalam jangka pendek, melainkan untuk menjadikannya sebagai "budaya" yang melekat dalam setiap aktivitas bisnis dan operasional kami," imbuhnya.
Advertisement
Merdeka.com
Keberhasilan Pupuk Kaltim sebagai juara kedua dalam kategori Non Go Publik Non Keuangan menegaskan posisi Pupuk Kaltim sebagai pemimpin dalam praktik bisnis yang bertanggung jawab khususnya pada sektor industri pupuk dan petrokimia di Indonesia.
Merdeka.com
Advertisement