Sriwijaya Air Pastikan Penumpang Dapat Kompensasi Pembatalan Penerbangan

Jumat, 8 November 2019 18:35 Reporter : Yayu Agustini Rahayu
Sriwijaya Air Pastikan Penumpang Dapat Kompensasi Pembatalan Penerbangan Sriwijaya Air. ©2014 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Hari Kamis (7/11) kemarin, seluruh penerbangan Sriwijaya Air mendadak batal terbang. Akibatnya, banyak penumpang yang terlantar dan sempat membuat ricuh.

Direktur Utama Sriwijaya Air, Jefferson Jauwena menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya penundaan dan pembatalan penerbangan tersebut.

"Kami mohon maaf yang sebesar-besarnya karena telah menimbulkan ketidaknyamanan atas gangguan jadwal penerbangan Sriwijaya Air kemarin," kata Jefferson dalam keterangan resminya, Jumat (8/11).

Atas persoalan tersebut, Sriwijaya Air memastikan seluruh pelanggan akan menerima kompensasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.

"Sebagai maskapai yang patuh terhadap peraturan, Sriwijaya Air berkomitmen penuh untuk menunaikan kewajibannya kepada seluruh pelanggan sesuai dengan peraturan yang telah dikeluarkan oleh regulator yakni Kementerian Perhubungan Republik Indonesia," ujarnya.

Jefferson menjelaskan bahwa penundaan dan pembatalan jadwal penerbangan yang dialami Sriwijaya Air kemarin disebabkan adanya kendala operasional. Namun demikian, Sriwijaya Air mengaku telah mengambil langkah-langkah guna menangani hal tersebut sesegera mungkin agar tidak menimbulkan dampak yang lebih luas lagi.

"Terkait gangguan tersebut, kami telah melakukan beberapa upaya recovery. Dan atas hal tersebut, saya mewakili manajemen sangat mengapresiasi kinerja seluruh karyawan karena sebagian besar jadwal penerbangan Sriwijaya Air pada hari ini sudah kembali beroperasi secara normal," tutup Jefferson.

Selain memastikan pemberian kompensasi kepada pelanggan, Sriwijaya Air hingga kini pun masih terus memantau seluruh kegiatan operasional di seluruh wilayah yang dilayaninya.

1 dari 2 halaman

Pembatalan Penerbangan

Penerbangan Sriwijaya Air ke Malang melalui Bandara Soekarno-Hatta dibatalkan. Puluhan penumpang belum mendapat kejelasan terkait alasan pembatalan tersebut. Seharusnya pesawat akan berangkat pada pukul 13.10 WIB.

Salah satu penumpang, Nasrul Utama, merasa ditipu. Menurutnya, pihak maskapai tahu tak ada pesawat yang bisa terbang ke Malang tapi tiket tetap dijual.

"Apa ini perusahaan atau apa? Ini penipuan. Terus terang saja. Sudah tahu pesawatnya tidak ada, dijual juga," keluhnya kepada wartawan di Terminal 2D Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, Kamis (7/11).

Selain pembatalan penerbangan ke Malang, Sriwijaya Air juga menunda penerbangan tujuan Lampung dan Pontianak. Pesawat ke Lampung seharusnya berangkat pukul 07.15 WIB namun sampai siang ini belum ada kejelasan.

Tak hanya itu, Penerbangan Sriwijaya Air rute Padang-Jakarta yang dijadwalkan berangkat pada Kamis pukul 06.30 WIB batal. Akibatnya sempat terjadi kericuhan antara penumpang dengan petugas maskapai.

Humas PT Angkasa Pura II Bandara Internasional Minangkabau, Fendrick Sondra menyampaikan, berdasarkan informasi dan klarifikasi di lapangan pembatalan penerbangan karena PT Gapura Angkasa selaku ground handling yang melakukan penanganan operasional darat untuk Sriwijaya tidak bisa melakukan penanganan karena ada arahan kantor pusat PT Gapura.

"Akhirnya penumpang dimediasi oleh PT Angkasa Pura II dan saat ini situasinya sudah kondusif," ujarnya.

Dia mengakui memang ada sedikit kericuhan karena penumpang menuntut kepastian pemberangkatan.

2 dari 2 halaman

Bukan Karena Pecah Kongsi

Pecah kongsi yang terjadi antara maskapai Garuda Indonesia dengan Sriwijaya Air tak berimbas penerbangan dari Solo. Meskipun terjadi sejumlah pembatalan penerbangan, hal tersebut lebih disebabkan faktor lainnya.

General Manager PT Angkasa Pura I Bandara Internasional Adi Soemarmo Solo Abdullah Usman mengatakan sudah sekitar satu bulan ini Sriwijaya Air mengurangi penerbangan rute dari dan ke Solo. Jadwal Sriwijaya yang biasanya terbang setiap hari, sudah dikurangi menjadi 3 kali dalam seminggu.

"Operasional Sriwijaya Air sekarang ini hanya pada hari Senin, Jumat dan Minggu. Kemarin itu ada pembatalan karena jumlah penumpangnya cuma 40 persen," ujar Usman, Jumat (8/11).

Dia menjelaskan, pengurangan jadwal penerbangan Sriwijaya Air rute Solo, disebabkan keterbatasan armada. Sehingga jadwal penerbangan yang biasanya dilayani setiap hari, ini menjadi tiga kali dalam seminggu.

"Kami tetap akan menjaga kondisi di terminal supaya tetap kondusif dan terus memberikan pelayanan yang maksimal kepada semua pengguna jasa," katanya.

Terpisah, Branch Manager Sriwijaya Air Solo, Fredy J De Hart menambahkan, beberapa penerbangan rute Solo yang dibatalkan dikarenakan adanya maintenance berkala. Sehingga saat ini hanya melayani penerbangan tiga kali dalam seminggu.

Sebelum terjadi pengurangan, jadwal penerbangan setiap hari yang dilayani oleh Sriwijaya Air adalah SJ.210 pukul 09.25 tujuan Jakarta Solo, SJ.213 pukul 11.25 tujuan Solo-Jakarta, SJ.214 pukul 17.45 tujuan Jakarta-Solo dan SJ.215 pukul 19.35 tujuan Solo-Jakarta. [azz]

Baca juga:
Sering Terlibat Konflik, Astindo Kurangi Penjualan Tiket Sriwijaya
Pisah dengan Garuda Indonesia, Sriwijaya Air Rombak Direksi
Kemenhub Awasi Ketat Operasional Penerbangan Sriwijaya Air Group
Yusril Ihza Mahendra Beberkan Penyebab Pecah Kongsi Sriwijaya Air-Garuda Indonesia
Operasional Bandara Soetta kembali normal, Usai Delay Sriwijaya Air
Sriwijaya Air Kembalikan Seluruh Karyawan Perbantuan Garuda Indonesia

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini