Sri Mulyani Singgung Pertumbuhan Industri Properti Selalu di Bawah Ekonomi RI

Rabu, 18 September 2019 17:18 Reporter : Merdeka
Sri Mulyani Singgung Pertumbuhan Industri Properti Selalu di Bawah Ekonomi RI Sri Mulyani. ©Instagram Sri Mulyani

Merdeka.com - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyatakan, perkembangan industri properti di Indonesia akan memberikan dampak besar bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Untuk itu, dia meminta agar para pengembang bisa meningkatkan kinerjanya.

Dia menjelaskan, kinerja sektor industri properti di Tanah Air yang dalam waktu 5 tahun terakhir hanya tumbuh di angka 3,5 persen. Berbanding terbalik dengan pertumbuhan ekonomi nasional, yang berada di kisaran 5 persen.

"Tapi kinerja sektor ini 5 tahun terakhir constantly di bawah pertumbuhan ekonomi nasional, yang sekitar 3,5 persen," kata Sri Mulyani di Jakarta, Rabu (18/9).

Dia menilai, sektor konstruksi dan properti memiliki karakter yang sangat baik, karena keduanya bersifat mampu mendorong sektor lain supaya lebih berkembang (backward and forward linkage).

"Jadi kalau dia naik, pengaruhnya ke sektor lain naiknya juga besar. Dia bisa ikut menggerakan industri lain, seperti material, industri logistik, hingga industri bidang jasa, bahkan industri keuangan dan perbankan lewat KPR (Kredit Pemilikan Rumah)," jelasnya

Berdasarkan perhitungannya, pertumbuhan industri properti yang cepat juga akan berdampak terhadap pertumbuhan ekonomi negara hingga penciptaan lapangan kerja.

"Ini multiplier effect-nya di atas satu. Artinya, kalau sektor ini naik pengaruhnya besar. Bila properti tumbuh Rp1 triliun, dampaknya Rp1,9 triliun untuk konstruksi, dan Rp1,2 triliun untuk real estate. Oleh karenanya, sektor ini penting. Penciptaan lapangan kerja juga ada di situ," tandasnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [azz]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini