Soal kasus Bumi Plc, Samin Tan dituduh bela Bakrie
Merdeka.com - Salah satu konglomerat Indonesia, Samin Tan, yang saat ini menduduki kursi CEO Bumi Plc dituduh membela Bakrie dalam prahara Bumi Plc dan Bakrie. Dalam surat pengunduran dirinya yang beredar di media Inggris, Nathaniel Rothcschild mengatakan Samin Tan tidak membela investor Bumi Plc karena menerima proposal dari Grup Bakrie.
"Menurut pendapat saya, berdasarkan diskusi dengan Anda mengenai tindakan Anda, Anda tidak mencoba untuk melindungi kepentingan pemegang saham minoritas. Malahan, saya yakin bahwa Anda terlibat dalam penindasan kepada investor. Dan saya dengan menyesal mengatakan, saya berpendapat bahwa investor sudah tidak mempunyai kepercayaan terhadap kemampuan dewan direksi Plc (Bumi Plc) untuk melakukan hal yang benar," ungkap Rothschild dalam suat pengunduran dirinya seperti yang dilansir dari Financial Times, Senin (15/10) waktu setempat.
Dalam surat tersebut Rothschild juga mengatakan bahwa Samin dinilai terlalu jauh telah menyetujui proposal Grup Bakrie. "Padahal saya yakin dalam proposal tersebut tidak mencerminkan kepentingan pemegang saham minoritas. Dengan begitu, saya sudah tidak mungkin lagi berada dalam jajaran direksi," ujar Rothschild.
Rothschild mengaku telah mencurigai adanya penyimpangan dalam tubuh Bumi Resources. Hal tersebut bermula pada November tahun lalu, atau enam bulan setelah akuisisi antara Bumi Plc dan Bakrie & Brothers yang mewakili Grup Bakrie selesai.
Rothschild mengatakan bahwa pada saat itu Bumi Resources enggan untuk mengingat kembali pembayaran cicilan USD 500 juta kepada Recapital dan Rosan Roeslani pada saat Bumi Resources membutuhkan dana untuk permodalan. "Saya menduga bahwa Bakrie dan Roeslani telah bersandiwara semenjak awal. Saya tidak heran bila Roeslani diam saja sekarang. Dia senang dengan proposal olok-olokan Bakrie," ungkap dia. (mdk/rin)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya