Siapa Sripeni Inten Cahyani, Plt Dirut PLN yang Disentil Jokowi?
Merdeka.com - Nama Sripeni Inten Cahyani beberapa hari ini menjadi perbincangan. Hal itu karena posisinya sebagai Pelaksana tugas (Plt) Direktur Utama PT PLN Persero tengah menjadi sorotan. Di mana pada Minggu (5/8) lalu terjadi pemadaman listrik secara massal di sebagian wilayah pulau Jawa.
Akibat hal itu Sripeni kena marah Presiden Jokowi karena tak bisa mengantisipasi pemadaman listrik. Berikut profil Sripeni Inten Cahyani, Plt Dirut PLN yang disentil Jokowi:
Baru Jadi Plt Dirut PLN
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSripeni Inten Cahyani baru hitungan hari duduk di kursi Plt Dirut PLN. Dia dilantik pada Jumat (2/8) lalu menggantikan Djoko Abumanan yang sebelumnya menjabat Plt Dirut PLN.
Sebelum menjadi Plt, Sripeni bertugas sebagai Direktur Pengadaan Strategis 1. Jabatan itu masih didudukinya hingga saat ini. Sripeni merangkap dua jabatan sekaligus dalam perusahaan pelat merah tersebut.
Pernah Jadi Direktur Utama PT Indonesia Power
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSebelum bergabung dengan PT PLN Persero, karier Sripeni Inten Cahyani cukup moncer. Dia menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Power. Selain itu, posisi-posisi strategis di anak perusahaan PLN sempat dijajalnya.
Seperti Direktur Keuangan Indonesia Power, Eksekutif Utama Bidang Keuangan Indonesia Power yang ditugas karyakan sebagai Senior Spesialis Keuangan Divisi Keuangan Korporat PLN dan Kepala Divisi Pendanaan dan Asuransi Indonesia Power.
Sekretaris Dewan Komisaris Perusahaan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSelanjutnya, posisi lain pernah diduduki Sripeni Inten Cahyani yakni Sekretaris Dewan Komisaris PT Cogindo Daya Bersama. Sripeni juga aktif di Sekretariat Working Group 1 Generation & Renewable Energi HAPUA (Head of ASEAN Power Utilities, Authorities).
Pendidikan
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSripeni Inten Cahyani wanita kelahiran Pati 7 Oktober 1968 mengenyam pendidikan hingga S2. Kuliah S1 dia memilih Universitas Diponegoro. Dia mengambil Teknik Kimia.
Setelah itu Sripeni melanjutkan S2 Bidang Manajemen di STM PPM Jakarta. Dia juga pernah meraih gelar profesi Ajun Ahli Asuransi Indonesia Kerugian.
(mdk/has)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya