Realisasi Lifting Migas Meleset Dari Target

Jumat, 19 Juli 2019 21:12 Reporter : Idris Rusadi Putra
Realisasi Lifting Migas Meleset Dari Target Ilustrasi Migas. shutterstock.com

Merdeka.com - Realisasi lifting atau produksi siap jual minyak dan gas bumi (migas) pada semester 1-2019 tidak mencapai target dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) atau hanya terserap 89 persen.

"Lifting migas, kita dalam posisi decline (turun) sekitar tiga persen dan sesungguhnya kalau enggak lakukan apa-apa decline naturalnya sekitar 20 persen," ujar Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto di Jakarta, Jumat.

Dalam APBN, target lifting migas sebesar dua juta barel per hari, sementara, total lifting yang terealisasi hanya 1,8 juta barel per hari. Jumlah itu apabila dirinci yakni minyak 752.000 barel per hari dan gas 1,06 juta barel per hari.

Dwi mengatakan tak tercapainya realisasi itu karena masalah komersial, sehingga harus mengurangi produksi di Kalimantan Timur. Tak hanya itu, adanya pengeboran di sumur pengembangan yang tidak sesuai prognosa.

"Kemudian, ada faktor bor sumur pengembangan tidak sesuai prognosa atau di bawah prognosa," kata dia.

Pada semester II-2019, pihaknya akan melakukan upaya untuk mengejar target realisasi APBN. Rencananya akan ada 10 proyek yang ditargetkan mulai produksi atau onstream.

Selain itu dalam upaya meningkatkan produksi migas, SKK Migas akan menerapkan beberapa strategi jangka panjang. Pertama mempertahankan tingkat produksi eksisting yang tinggi melalui reaktivasi sumur yang tidak berproduksi.

Kemudian, menerapkan transformasi dari sumber daya hingga menjadi produksi migas melalui monetisasi. Menerapkan strategi perolehan minyak tahap lanjut (EOR) dan eksplorasi yang intensif.

Sementara itu, untuk investasi migas pada semester I 2019 sebesar 5,21 miliar dollar AS. Capaian itu lebih tinggi dibanding tahun 2018 dalam periode yang sama sebesar USD 4,5 miliar. "Ini naik 16 persen diharapkan terus berlanjut," kata dia. [idr]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini