PT Semen Indonesia (Persero) Tbk (SIG) mempertahankan peringkat kredit idAAA dengan prospek stabil dari PT Pemeringkat Efek Indonesia (Pefindo) pada Agustus 2026. Capaian ini menegaskan posisi keuangan perseroan yang sangat sehat dan tepercaya di tingkat nasional.
Direktur Utama SIG, Indrieffouny Indra, menyatakan bahwa raihan tersebut merupakan wujud pengakuan atas kemampuan perseroan dalam menjaga stabilitas kinerja bisnis sekaligus menuntaskan seluruh komitmen keuangan jangka panjangnya.
"Peringkat idAAA semakin memperkuat kredibilitas SIG dan meningkatkan kepercayaan investor terhadap Perusahaan, serta mendorong peningkatan iklim yang kondusif bagi perkembangan investasi di Indonesia," kata Indrieffouny dikutip dari Antara, Selasa (8/9).
Tak hanya untuk entitas korporasi, Pefindo turut mempertahankan peringkat idAAA untuk Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2022 Seri B yang diterbitkan oleh SIG. Tingkat idAAA sendiri merupakan predikat tertinggi dalam skala pemeringkatan Pefindo, yang menandakan bahwa suatu perusahaan memiliki kapasitas superior dalam memenuhi tanggung jawab finansialnya dibanding pemain industri lain di Indonesia.
Advertisement
Disiplin Melunasi Utang dan Pangkas Kewajiban Finansial
Pencapaian peringkat tertinggi ini didukung oleh rekam jejak pelunasan kewajiban keuangan yang solid. SIG tercatat telah menuntaskan pembayaran Obligasi Berkelanjutan II Tahap I Tahun 2022 Seri A pada November 2025.
Selanjutnya, Pefindo juga mencatat bahwa Obligasi Berkelanjutan I Tahap II Tahun 2019 Seri B senilai Rp714 miliar telah dilunasi secara penuh pada 28 Mei 2026, hingga peringkatnya resmi ditarik.
Secara keseluruhan, sepanjang rentang Januari hingga Juli 2026, SIG sukses memangkas total kewajiban keuangannya hingga sebesar Rp2,3 triliun. Langkah strategis ini secara signifikan menekan angka liabilitas berbunga sekaligus menurunkan beban keuangan perusahaan.
Advertisement
Volume Penjualan Melesat di Semester I 2026
Di tengah upaya penyehatan finansial, kinerja operasional dan penjualan SIG terus menunjukkan pertumbuhan positif. Indrieffouny menjelaskan bahwa perseroan secara konsisten melancarkan strategi transformasi bisnis.
Transformasi tersebut dieksekusi melalui pengelolaan pasar mikro, efisiensi biaya berbasis peningkatan keunggulan operasional (operational excellence), hingga optimalisasi portofolio dan produk turunan semen.
Hasilnya, pada Semester I 2026, SIG berhasil membukukan volume penjualan sebesar 18,28 juta ton. Angka ini melonjak 5,6 persen jika dibandingkan dengan capaian periode yang sama tahun sebelumnya yang tercatat sebanyak 17,31 juta ton.
Penjualan di pasar domestik menjadi penopang utama dengan pertumbuhan mencapai 9,7 persen secara tahunan (year-on-year), terutama didorong oleh permintaan segmen semen kantong yang naik signifikan sebesar 11,2 persen.
Advertisement
Efisiensi Produksi Berbasis Energi Hijau dan Teknologi Digital
Guna menjaga margin efisiensi produksi, SIG mengoptimalkan pemanfaatan bahan bakar alternatif ramah lingkungan. Perseroan mengolah limbah industri, biomassa, hingga sampah perkotaan menjadi refuse-derived fuel (RDF) sebagai substitusi energi.
Di sisi lain, modernisasi pabrik turut dipercepat lewat penerapan teknologi digital mutakhir. SIG memanfaatkan machine learning, big data, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence) untuk mengoptimalkan proses produksi, mendongkrak produktivitas kerja, serta menghemat konsumsi energi secara keseluruhan.
"SIG berkomitmen untuk menjaga pertumbuhan kinerja yang berkelanjutan untuk menjaga ketahanan keuangan sehingga dapat memenuhi komitmen keuangan jangka panjang, sekaligus memberikan nilai tambah bagi seluruh pemangku kepentingan," ucap Indrieffouny.