PT Kereta Api Indonesia (KAI) Divisi Regional I Sumatera Utara (Sumut) telah memperkuat layanan inklusifnya. Mereka menyediakan ruang laktasi bagi ibu menyusui di delapan stasiun sebagai bentuk komitmen dalam menghadirkan layanan transportasi yang ramah bagi pelanggan, khususnya ibu menyusui.
Manager Humas PT KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menyatakan fasilitas ini tersedia di Stasiun Medan, Tanjungbalai, Kisaran, Rantauprapat, Tebing Tinggi, Perbaungan, Lubuk Pakam, dan Siantar. Penyediaan ruang laktasi ini merupakan bentuk nyata dukungan KAI bagi para ibu yang sedang menyusui.
Fasilitas ini juga mendukung gerakan pemberian ASI Eksklusif selama enam bulan pertama usia anak. Kehadiran ruang laktasi ini menjadi fasilitas yang aman dan nyaman bagi para ibu menyusui saat akan memberikan ASI kepada buah hatinya selama melakukan perjalanan.
Advertisement
Advertisement
Dukungan KAI untuk Ibu Menyusui dan ASI Eksklusif
Anwar Yuli Prastyo menegaskan bahwa kehadiran ruang laktasi ini menjadi bentuk inklusivitas layanan angkutan kereta api di Sumatera Utara. Pihaknya juga mengimbau kepada seluruh pelanggan, khususnya para ibu yang sedang dalam masa menyusui, untuk memanfaatkan fasilitas ruang laktasi yang tersedia di stasiun-stasiun tersebut.
Melalui peningkatan kualitas pelayanan dan penyediaan fasilitas yang ramah keluarga, KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen penuh mendukung keberhasilan menyusui. Hal ini juga bertujuan menghadirkan layanan transportasi publik yang aman, nyaman, dan inklusif bagi seluruh masyarakat Sumatera Utara.
Inisiatif ini menunjukkan perhatian KAI terhadap kebutuhan spesifik penumpangnya. Fasilitas ini dirancang untuk memberikan kenyamanan dan privasi yang diperlukan oleh ibu menyusui selama perjalanan mereka.
Advertisement
Advertisement
Pertumbuhan Layanan dan Infrastruktur KAI Divre I Sumut
Angkutan moda kereta api kini berkembang menjadi sarana mobilitas favorit masyarakat Sumut. Jaringan kereta api yang aktif beroperasi di Sumut membentang sepanjang 476,46 kilometer.
Jaringan modern tersebut tidak hanya melayani lintas utama, tetapi juga mencakup jalur cabang KA Bandara Kualanamu yang beroperasi sejak 2013. Di samping itu, konektivitas rel juga telah terintegrasi menuju Pelabuhan Kuala Tanjung serta Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sei Mangkei sejak 2022, guna memperlancar distribusi bahan baku dan hasil industri daerah.
Pengembangan infrastruktur yang terintegrasi tersebut berbanding lurus dengan kinerja operasional layanan yang terus bertumbuh positif. Di sektor angkutan penumpang, KAI Divre I Sumut mencatat tren kenaikan yang konsisten.
Advertisement
Pada tahun 2024, KAI melayani 2,43 juta pelanggan, yang kemudian meningkat menjadi 2,63 juta pelanggan pada tahun 2025. Tren positif ini berlanjut hingga Semester I-2026 dengan volume penumpang telah menembus 1,39 juta orang dan diproyeksikan terus bertambah hingga akhir tahun.
Sumber: AntaraNews