Viral Pria di Solo Terapkan Frugal living dan Biaya Hidup Rp3.000 Sehari, Ini Tips Mengikutinya

Menerapkan gaya hidup frugal living ternyata memberikan banyak keuntungan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Viral Pria di Solo Terapkan Frugal living dan Biaya Hidup Rp3.000 Sehari, Ini Tips Mengikutinya
Viral Pria di Solo Terapkan Frugal living dan Biaya Hidup Rp3.000 Sehari, Ini Tips Mengikutinya (Merdeka.com)

Frugal living berarti mengelola uang dengan sadar, dengan pertimbangan dan analisis yang matang untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan.

Frugal living menjadi salah satu gaya hidup hemat yang banyak diterapkan masyarakat untuk menabung lebih banyak uang dengan mengurangi pengeluaran.


Konsep ini sering kali dianggap pelit oleh sebagian orang, tetapi sebenarnya lebih dalam dari itu.

Frugal living berarti mengelola uang dengan sadar, dengan pertimbangan dan analisis yang matang untuk mencapai tujuan keuangan di masa depan.

Baru-baru ini, seorang pria di Solo membuat sensasi di media sosial dengan menerapkan frugal living dalam kehidupannya sehari-hari. Melalui akun TikTok @pinkerton87, ia membagikan kisah hidup hematnya.


Dalam salah satu kontennya, pria ini mengungkapkan bahwa dia hanya mengeluarkan Rp3.000 dalam sehari. Dalam salah satu kontennya, dia mengatakan dalam satu hari hanya menghabiskan uang Rp3.000. Pengalamannya tersebut langsung jadi sorotan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Frugal living di kota slow living. Hari ini cuma keluarin duit Rp3.000 but jajan," tulis keterangan postingan @pinkerton87.

merdeka.com

Pria berkacamata ini membagikan rutinitasnya bersepeda ke kantor yang jaraknya 15 Km dari hal tersebut dia dapat menghemat uang Rp200.000 dibandingkan dia pergi ke kantor menggunakan mobil. 


Selain itu, pria ini juga lebih memilih untuk sarapan dengan oat yang bisa menghemat pengeluarannya untuk makan selama sebulan. Selain hemat oat juga memiliki kandungan yang sehat  untuk jantung.

Selama di kantor, dia seringkali mendapat berbagai makanan ringan dari teman-temannya. 


“Tiba tiba dikasih kokokran sama teman buat sarapan. its my luucky day,” tulisanya dalam unggahan akun tiktok. 

Tak hanya itu, kupon makan siang yang diberikan oleh perusahaan juga menunjang gaya hidup hematnya. 


“Saatnya makan siang dengan kupon sakti,” tulisnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menerapkan gaya hidup frugal living ternyata memberikan banyak keuntungan bagi diri sendiri dan lingkungan sekitar. Dikutip dari FWD Insurance, berikut beberapa manfaat dari gaya hidup hemat yang bisa Anda dapatkan.

Berikut rinciannya:

1. Menyimpan Uang Lebih Banyak

Dengan hanya mengeluarkan uang untuk barang-barang yang benar-benar Anda butuhkan, Anda bisa lebih banyak menyimpan uang untuk ditabung atau diinvestasikan ke masa depan.

Meskipun barang-barang tersebut mungkin lebih mahal, jika dapat digunakan dalam jangka waktu yang lama, itu lebih menguntungkan dari pada membeli barang murah yang cepat rusak. 2. Hemat Pengeluaran

Hidup Anda akan menjadi lebih hemat karena Anda hanya membeli hal-hal yang penting.

Hal ini membantu Anda mengontrol pengeluaran dan lebih baik mengelola keuangan pribadi. 3. Dampak Positif pada Lingkungan

Mengadopsi gaya hidup seperti ini juga berdampak positif pada lingkungan.

Dengan membeli lebih sedikit barang, Anda mengurangi limbah yang dihasilkan. Ini baik untuk lingkungan karena mengurangi jumlah barang yang berakhir di tempat pembuangan sampah.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menerapkan frugal living bukan hanya tentang mengatur keuangan pribadi dengan baik, tetapi juga membawa dampak positif bagi lingkungan. Jika Anda tertarik untuk mengadopsi gaya hidup ini, berikut beberapa tips yang bisa Anda ikuti menurut QM Financial:

Berikut rinciannya:

1. Rencanakan Keuangan dengan Jelas

Buat rencana keuangan yang rinci dan patuhi rencana tersebut. Identifikasi semua pengeluaranmu dan coba kurangi yang tidak perlu.

2. Mulai Menabung Sesuai Kemampuan

Sisihkan uang sesuai dengan proporsi yang cocok untuk Anda. Misalnya, Anda bisa menggunakan metode 40:30:20:10 atau metode lainnya yang sesuai.
3. Mulai Menabung Sesuai Kemampuan

Sisihkan uang sesuai dengan proporsi yang cocok untuk Anda. Misalnya, Anda bisa menggunakan metode 40:30:20:10 atau metode lainnya yang sesuai.

4. Hindari Pembelian yang Tidak Diperlukan

Usahakan untuk hanya membeli barang-barang yang benar-benar Anda butuhkan dan hindari pembelian impulsif.
6. Cari Harga Terbaik

Sebelum membeli, selalu bandingkan harga dan cari penawaran terbaik.

7. Pilih Barang yang Berkualitas

Kadang barang berkualitas lebih mahal, tetapi jika lebih awet, itu bisa lebih hemat dalam jangka panjang. Fokus pada kualitas dari pada harga.
8. Tingkatkan Pendapatan

Coba cari pekerjaan tambahan atau mulai usaha sampingan untuk menambah penghasilan.

9. Jangan Malu Berhemat

Tidak perlu malu untuk menghemat uang. Jangan takut untuk mengatakan tidak pada tawaran yang tidak bermanfaat.

Misalnya, jika Anda sedang menabung untuk membeli rumah dan merasa biaya nongkrong terlalu sering bisa mengganggu tujuan Anda, jangan ragu untuk menolak ajakan teman.

Reporter magang: Nur Pangesti
Rekomendasi