Advertisement
Biang Kerok Bursa Saham Anjlok
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan pada penutupan perdagangan sesi pertama yakni diatas 1 persen, pada Senin (23/10).
Hal ini terjadi di tengah proses pendaftaran calon presiden (capres) dan calon wakil presiden (cawapres) pemilu 2024.
Terpantau pada pukul 12.00 WIB mengalami penurunan yang menyentuh angka -1,26 persen atau -86,203 point ke posisi 6.762,964.
Senior Investment Information Mirae Asset, Nafan Aji Gusta menilai pelemahan IHSG bukan dikarenakan sikap para investor yang memantau proses pendaftaran pemilu 2024.
Namun kondisi tersebut merupakan efek domino dari sentimen kenaikan US Treasury Yield atau imbal hasil obligasi AS.
Advertisement
"Ya ini terjadi juga sehubungan dengan adanya faktor pada dinamika penetapan suku bunga The Fed. Sekaligus juga dinamika pada policy The Fed dan yang berkaitan dengan dinamika konflik, dinamika politik dan keamanan di Timur Tengah karena masih terjadi konflik kasus Hamas," kata Nafan kepada merdeka.com, Senin (23/10).
Advertisement
Nafan menerangkan, secara domestik stabilitas politik dan keamanan masih relatif kondusif.
Sehingga hal ini tidak terlalu memberikan efek negatif terhadap IHSG.
merdeka.com
"Kalau menurut saya sih pelemahan IHSG lebih cenderung dilatarbelakangi oleh faktor eksternal. Dan ini tidak ada pengaruh karena deklarasi pasangan capres,"
Advertisement
kata Ronny.
Advertisement
Jokowi Bangga Investor Bursa di Indonesia Dikuasai Anak Muda
Jokowi juga mengatakan bahwa investor Indonesia saat ini didominasi oleh anak muda. Oleh karena itu, prospek perekonomian di masa depan masih sangat menjanjikan.