Mengejutkan, Ternyata Butuh Dana Segini untuk Bangun Peradaban Baru di Planet Mars

Mengangkut peralatan berukuran besar ke luar angkasa tentu menjadi hal sulit dan akan memerlukan biaya yang mahal.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Mengejutkan, Ternyata Butuh Dana Segini untuk Bangun Peradaban Baru di Planet Mars
Mengejutkan, Ternyata Butuh Dana Segini untuk Bangun Peradaban Baru di Planet Mars (Merdeka.com)

Melansir dari situs phys.org, Direktur dan Wakil Direktur Pusat Penelitian Teknik Luar Angkasa Australia (ACSER) mengatakan, tantangan yang ditimbulkan oleh penambangan material di luar angkasa sangatlah besar.

Mengejutkan, Ternyata Butuh Dana Segini untuk Bangun Peradaban Baru di Planet Mars

Masyarakat dunia, khususnya para cendekiawan tampaknya mulai serius untuk membangun peradaban baru di planet Mars ataupun bulan. Namun, langkah ini membutuhkan dana yang tidak sedikit. Proyek ini mungkin akan menghabiskan biaya USD1 triliun atau setara dengan Rp1 kuadriliun.

Hanya saja, untuk membangun kehidupan di planet lain memerlukan penggunaan sumber daya alam yang beragam atau bahkan membutuhkan sumber daya yang belum dimanfaatkan saat ini. 

Melansir situs phys.org, Direktur dan Wakil Direktur Pusat Penelitian Teknik Luar Angkasa Australia (ACSER) mengatakan, tantangan yang ditimbulkan oleh penambangan material di luar angkasa sangatlah besar.

Melansir situs phys.org, Direktur dan Wakil Direktur Pusat Penelitian Teknik Luar Angkasa Australia (ACSER) mengatakan, tantangan yang ditimbulkan oleh penambangan material di luar angkasa sangatlah besar.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Sistem pertambangan terestrial belum sepenuhnya sempurna, sehingga membutuhkan teknologi baru yang perlu dikembangkan. Selain itu, pendekatan kolaboratif antara perusahaan dan pemerintah, serta antar pemerintah global, juga sangat diperlukan.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Menurut Prof. Dempster dan Prof. Saydam dari University of New South Wales, akan lebih baik jika menggunakan sumber daya lokal untuk membangun sebuah peradaban baru di luar angkasa.

Karena, penggunaan sumber daya lokal diperkirakan jauh lebih murah dibandingkan harus mengangkut material dari bumi menggunakan roket. 

Masih melansir dari situs yang sama, berikut merupakan sejumlah mineral penting yang dibutuhkan untuk membangun peradaban di luar bumi :

1. Air

Baik di bumi atau di planet lain, air tetap menjadi sumber daya utama yang dibutuhkan oleh manusia untuk bertahan hidup. Selain digunakan untuk konsumsi pribadi, air juga dapat digunakan untuk membantu menanam tanaman pangan di sana.

Anda mungkin bertanya-tanya, apakah benda-benda luar angkasa juga memiliki air sama seperti bumi? Sejauh ini masih diperlukan analisis yang mendalam untuk menemukan air di planet lain dan memeprkirakan seberapa banyak jumlah air yang terdapat disana.

2. Regolith

Regolith adalah nama lain yang diberikan untuk endapan debu dan batuan kecil di permukaan benda-benda planet. Melihat bentukannya yang tidak jauh seperti semen, maka regolith mungkin dapat digunakan untuk membangun tempat tinggal bagi orang-orang yang ingin tinggal di luar angkasa.

Karakteristik regolith juga dikabarkan mampu mengubah lubang dan gua di permukaan menjadi habitat yang ramah bagi manusia. Hal ini dapat memberi perlindungan dari radiasi kosmik dan matahari, serta mengurangi paparan suhu panas atau dingin yang ekstrim.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Hambatan Dalam Membangun Peradaban di Luar Bumi

Untuk membangun peradaban baru di permukaan bulan atau Mars tentu tak dapat dilakukan secara manual. Penambangan ini harus dilakukan secara robotik, dan masih memerlukan pengembangan yang signifikan sebelum melakukan eksekusi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Salah satu solusinya adalah dengan menerapkan pengoperasian mesin secara jarak jauh yang dikelola oleh manusia dari Bumi atau dari pangkalan bulan. Jenis penambangan ini sudah terjadi pada tingkat tertentu di lokasi seperti Pilbara di Australia Barat.

Namun sayangnya, mengangkut peralatan berukuran besar ke luar angkasa tentu menjadi hal sulit dan akan memerlukan biaya yang mahal.

Kemungkinan besar diperlukan mesin yang lebih kecil namun dengan ketelitian yang lebih dalam dan tenaga yang jauh lebih kuat untuk menggali material yang ada di luar angkasa.

merdeka.com

Rekomendasi