Manchester dan London tidak punya cukup ruang untuk mewajibkan pekerja bekerja dari kantor secara penuh.
Advertisement
Pemilik klub sepak bola Inggris, Manchester United itu melarang iklim bekerja dari rumah dan mewajibkan seluruh staf bekerja dari kantor.
Melansir The Guardian, kewajiban bekerja dari kantor disampaikan Ratcliffe saat menggelar panggilan video terhadap para staf.
Advertisement
Pengelolaan klub tersebut kemudian dijalankan oleh Ineos, perusahaan Ratcliffe.
Finansial miliarder ini menjadi kuat ditengarai kebijakannya yang menolak kerja fleksibel perusahaan pasca Covid-19, demi meningkatkan produktivitas.
Ratcliffe mengatakan kepada karyawan Manchester United bahwa traffic perusahaan turun 20 persen setelah salah satu perusahaannya melakukan uji coba bekerja dari rumah pada hari Jumat.
Advertisement
Advertisement
Bahkan dia mengatakan staf IT klub tersebut dianggap aib.
Di satu sisi, kebijakan bekerja secara penuh tidak cukup efektif.
The Athletic melaporkan bahwa lokasi perusahaan di Manchester dan London sebenarnya tidak memiliki cukup ruang untuk menampung semua staf yang datang ke kantor secara penuh waktu.
Advertisement
Banyak bisnis lain yang mengambil pendekatan garis keras yang sama dalam mengembalikan karyawan ke kantor.
Dell menyampaikan ultimatum serupa kepada karyawannya awal tahun ini dengan menyampaikan pesan "kembalilah ke kantor, atau Anda tidak akan dipromosikan."
Sementara itu, tidak semua orang setuju bekerja dari kantor adalah cara terbaik untuk meningkatkan produktivitas.
Advertisement
Globant, sebuah perusahaan perangkat lunak dengan 30.000 karyawan, mengizinkan semua karyawannya untuk melakukan pekerjaan jarak jauh.
Beberapa penelitian juga mempertanyakan efektivitas bekerja dari kantor.
Sebuah studi baru-baru ini terhadap perusahaan-perusahaan S&P 500 yang dilakukan oleh para peneliti di Katz Graduate School of Business menemukan bahwa perusahaan dengan mandat kerja dari kantor yang ketat belum tentu lebih menguntungkan, dan pekerjanya belum tentu lebih produktif.