Miris, Pemerintah India Sampai Beri Hadiah Uang Tunai Agar Masyarakat Tak Buang Air Besar Sembarangan

Kebiasaan masyarakat India untuk BAB sembarangan disebabkan oleh kekurangan WC atau toilet.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Miris, Pemerintah India Sampai Beri Hadiah Uang Tunai Agar Masyarakat Tak Buang Air Besar Sembarangan
Miris, Pemerintah India Sampai Beri Hadiah Uang Tunai Agar Masyarakat Tak Buang Air Besar Sembarangan (Merdeka.com)

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati membagikan pengamalan tak biasa usai berkunjung ke India.

Menteri Keuangan (Menkeu), Sri Mulyani Indrawati membagikan pengamalan tak biasa usai berkunjung ke India.
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Dia menyebut, masyarakat di India kerap melakukan aktivitas Buang Air Besar (BAB) sembarangan akibat tidak memiliki toilet yang memadai.

"Saya baru dari India. India ini termasuk ada orang enggak punya WC, jadi Anda bisa membayangkan miliaran orang buang air besar dan kecil di mana-mana."

"Saya baru dari India. India ini termasuk ada orang enggak punya WC, jadi Anda bisa membayangkan miliaran orang buang air besar dan kecil di mana-mana."
Dok. Istimewa

ujar Sri Mulyani dalam acara IDE Katadata 2023, Jakarta, Kamis (20/7).

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Melihat kondisi ini, Pemerintah India tengah gencar untuk membangun infrastruktur sanitasi mengatasi persoalan tersebut. Kegiatan pembangunan infrastruktur baru gencar dilakukan dalam satu dekade terakhir.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

"Mereka (Pemerintah India) investasi besar-besaran untuk membangun WC. Itu hanya dilakukan dalam satu dekade terakhir," ungkapnya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Melansir dari laman BBC.com di Jakarta, Jumat (21/7), kebiasaan masyarakat India untuk BAB sembarangan disebabkan oleh kekurangan WC atau toilet.

Di India, hampir separuh dari populasi atau lebih dari 590 juta orang masih membuang air besar di area terbuka.

Di India, hampir separuh dari populasi atau lebih dari 590 juta orang masih membuang air besar di area terbuka.
Dok. Istimewa

"Membuang air besar di area terbuka biasa dilakukan di ladang, semak-semak, tempat terbuka dan sungai," ungkap BBC.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pejabat kesehatan di Dewan Kota Ahmedabad memiliki ide untuk melakukan pendekatan baru guna mendorong penduduk menggunakan toilet umum.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, pejabat kesehatan di Dewan Kota Ahmedabad memiliki ide untuk melakukan pendekatan baru guna mendorong penduduk menggunakan toilet umum.
Dok. Istimewa

Yakni, dengan memberikan hadiah berupa uang tunai bagi anak-anak yang BAB di toilet.

Bhumi, salah satu anak di  India, mendapatkan satu rupee setiap dia menggunakan sebuah toilet publik. Kunjungannya ke toilet publik akan dicatat dalam sebuah kartu dan dia akan menerima uang pada akhir bulan.

Bhumi, salah satu anak di  India, mendapatkan satu rupee setiap dia menggunakan sebuah toilet publik. Kunjungannya ke toilet publik akan dicatat dalam sebuah kartu dan dia akan menerima uang pada akhir bulan.
Dok. Istimewa

"Toilet itu baik. Saya akan menggunakan uang yang saya dapat untuk sekolah," kata Bhumi.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Para juru kampanye berharap skema itu akan memperbaiki kondisi kesehatan para warga India. Tercatat, sekitar 200.000 anak-anak tewas akibat diare di setiap tahunnya

Kondisi di India ini sudah berlangsung lama.

Kondisi di India ini sudah berlangsung lama.
Dok. Istimewa

World Health Organisation (WHO) mencatat, setidaknya sebanyak 626 juta orang di India pada 2012 buang hajat di tempat terbuka yaitu di rerumputan, semak, atau sungai.

Jumlah itu luar biasa besar, mengingat populasi total India adalah sekitar 1,3 miliar jiwa. Angka itu menempatkan India di peringkat teratas sebagai negara dengan orang yang paling banyak melakukan praktik buang hajat sembarangan. Jumlah itu juga lebih dari dua kali lipat total orang yang melakukan praktik yang sama di 18 negara lainnya.

Rekomendasi