PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Nabire, Papua Tengah, telah mengambil langkah antisipatif yang komprehensif. Mereka menyiagakan sebanyak 89 personel khusus untuk memastikan keandalan pasokan listrik di wilayah tersebut. Kesiapan ini sangat krusial selama Hari Suci Nyepi dan periode Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah yang akan datang.
Manajer PLN UP3 Nabire, Rakhel Monika Rumbewas, menjelaskan bahwa masa siaga kelistrikan ini telah ditetapkan berlangsung dari tanggal 14 hingga 28 Maret 2026. Fokus utama dari siaga ini adalah untuk merespons cepat setiap potensi gangguan. Petugas disiagakan untuk mengantisipasi gangguan sekaligus menjaga pelayanan optimal bagi seluruh lapisan masyarakat Nabire.
Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen PLN untuk menjamin seluruh rangkaian perayaan penting di wilayah Nabire dapat berjalan lancar dan khidmat. PLN berkomitmen penuh untuk memastikan tidak ada kendala kelistrikan yang berarti, sehingga masyarakat dapat menjalankan ibadah dan perayaan dengan tenang.
Advertisement
Advertisement
Kesiapan Personel dan Armada Pendukung PLN Nabire
Sebanyak 89 personel PLN Nabire telah disiagakan secara penuh untuk menghadapi periode krusial Nyepi dan Lebaran 2026. Tim ini memiliki tugas vital untuk merespons cepat setiap laporan gangguan dan mengantisipasi potensi masalah kelistrikan yang mungkin timbul. Kehadiran mereka memastikan bahwa pelayanan kepada masyarakat tetap optimal, bahkan di tengah peningkatan kebutuhan listrik.
Selain sumber daya manusia yang terlatih, PLN juga menyiapkan fasilitas pendukung yang memadai untuk operasi lapangan. Kendaraan operasional, baik roda dua maupun roda empat, telah disiapkan secara khusus untuk memantau kondisi jaringan listrik di berbagai lokasi. Armada ini juga berperan penting dalam mempercepat penanganan apabila terjadi gangguan, meminimalkan durasi pemadaman.
Kesiapan menyeluruh ini merupakan bagian integral dari upaya PLN untuk menjaga stabilitas kelistrikan di Nabire. Hal ini sangat penting mengingat peningkatan aktivitas dan kebutuhan listrik yang signifikan selama perayaan hari besar keagamaan. Dengan demikian, masyarakat dapat merasa aman dan nyaman.
Advertisement
Advertisement
Jaminan Daya Listrik dan Imbauan Masyarakat di Nabire
Untuk mendukung kelancaran pasokan listrik tanpa hambatan, PLN Nabire telah menyiapkan daya sebesar 38 megawatt (MW). Kapasitas daya yang cukup besar ini disuplai dari dua pembangkit utama di Nabire. Yaitu Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) 1 dan PLTMG 2. Kedua pembangkit tersebut saat ini beroperasi dalam kondisi normal, siap menopang seluruh kebutuhan listrik di wilayah tersebut.
Manajer Rakhel Monika Rumbewas secara khusus menyampaikan harapannya agar seluruh rangkaian perayaan Nyepi dan Lebaran di wilayah Nabire dapat berjalan lancar dan tanpa kendala. Ia menekankan pentingnya tidak adanya gangguan kelistrikan yang dapat mengganggu kekhidmatan ibadah dan momen kebersamaan keluarga. Ketersediaan listrik yang stabil adalah kunci.
Guna mendukung upaya PLN, masyarakat diimbau untuk proaktif melaporkan jika terjadi gangguan listrik di lingkungan mereka. Pelaporan dapat dilakukan dengan mudah, baik dengan datang langsung ke Kantor PLN terdekat maupun melalui aplikasi PLN Mobile yang praktis. Langkah cepat dari masyarakat akan memungkinkan gangguan segera ditindaklanjuti oleh petugas, meminimalkan dampak yang lebih luas.
Advertisement
Sumber: AntaraNews