Penukaran Uang Jelang Lebaran Tembus 91%, Antusiasme Masyarakat Tinggi

Proses penukaran uang telah mencapai 91% dari jumlah total yang disediakan hingga saat ini.

Tira Santia
Oleh Tira Santia - Reporter
Penukaran Uang Jelang Lebaran Tembus 91%, Antusiasme Masyarakat Tinggi
Warga menunjukkan uang rupiah kertas baru emisi 2022 saat penukaran di Pasar Senen, Jakarta, Selasa (23/8/2022). Bank Indonesia (BI) baru saja meluncurkan uang rupiah kertas baru emisi 2022 b (© 2026 Liputan6.com)

Menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) dan Ramadan-Idulfitri (RAFI) 2026, masyarakat menunjukkan antusiasme yang tinggi dalam melakukan penukaran uang. Bank Indonesia (BI) mencatat bahwa realisasi penukaran uang kartal tahun ini telah melampaui angka yang tercatat pada periode yang sama tahun lalu.

Deputi Gubernur BI Ricky P. Gozali menyatakan bahwa saat ini penukaran uang sudah mencapai 91% dari total yang telah disiapkan. Angka tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan realisasi tahun lalu yang hanya mencapai 89%, yang menunjukkan minat masyarakat yang besar untuk mendapatkan uang baru menjelang Lebaran.

"Hingga saat ini realisasinya sudah melebihi tahun lalu. Tahun lalu sebesar 89% dari rencana kita, tahun ini hingga hari ini sudah 91% realisasinya," kata Ricky dalam Konferensi Pers Pengumuman Hasil RDG Maret 2026, Selasa (17/3/2026).

Ricky juga menjelaskan bahwa peningkatan ini terjadi bersamaan dengan bertambahnya jumlah uang kartal yang disediakan oleh BI tahun ini. Secara keseluruhan, BI telah menyiapkan Rp 185,6 triliun untuk kebutuhan penukaran uang, yang mengalami peningkatan sekitar 15% dibandingkan tahun sebelumnya. Menurutnya, lonjakan dalam realisasi penukaran uang tidak hanya mencerminkan tingginya kebutuhan masyarakat, tetapi juga merupakan sinyal positif bagi kondisi ekonomi domestik yang tetap stabil.

Meningkatnya aktivitas penukaran uang biasanya sejalan dengan peningkatan konsumsi masyarakat menjelang Lebaran.

"Tentunya ini cukup banyak peningkatannya dibanding tahun lalu karena dimasukkan 15% yang sudah kita naikkan di tahun ini. Jadi, ini menunjukkan bahwa kondisi ekonomi yang masih sangat baik di Indonesia dengan jumlah penukaran yang sudah terjadi sampai saat ini," ungkapnya.

BI Meningkatkan Program Penukaran Uang

FOTO: Antrean Warga Tukar Uang Baru di Kas Keliling Bank Indonesia
Sejumlah warga antre menukarkan uang di pelayanan mobil kas keliling Bank Indonesia di Stasiun Gambir, Jakarta, Senin (16/03/2026). Kapanlagi.com/ Budy Santoso

Peningkatan realisasi penukaran uang juga dipicu oleh kenaikan yang signifikan dalam jumlah paket penukaran langsung yang ditawarkan kepada masyarakat. Bank Indonesia (BI) bahkan telah meningkatkan alokasi paket penukaran hingga 86% dibandingkan dengan tahun sebelumnya untuk memenuhi lonjakan permintaan yang terjadi.

"Kami meningkatkan paket penukaran langsung kepada masyarakat tidak tanggung-tanggung yaitu 86% dibanding tahun lalu. Jadi, kita tingkatkan paketnya sehingga masyarakat bisa lebih banyak lagi menukarkan uangnya," ujarnya.

Selain itu, untuk memenuhi tingginya minat masyarakat, BI juga memperluas layanan penukaran uang yang tersedia. Layanan ini tidak hanya dapat diakses melalui perbankan dan aplikasi digital, tetapi juga melalui layanan penukaran langsung atau go show yang tersedia di berbagai lokasi strategis.

Sejumlah titik layanan telah disiapkan di area dengan tingkat mobilitas yang tinggi, seperti di jalan tol, rest area, dan stasiun, untuk memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan penukaran uang.

Rekomendasi