Kepolisian Daerah Papua Barat Daya (Polda PBD) mengambil langkah proaktif untuk memperkuat ketahanan pangan lokal melalui program penanaman 500 tunas uwi ungu, umbi-umbian khas Papua. Inisiatif ini tidak hanya bertujuan untuk memastikan ketersediaan pangan, tetapi juga untuk melestarikan warisan pangan asli Papua yang kaya akan nutrisi.
Kegiatan penanaman ini dipimpin langsung oleh Kapolda Papua Barat Daya, Brigjen Pol. Gatot Haribowo, dan dilaksanakan di lahan Markas Polda (Mapolda) Papua Barat Daya yang berlokasi di Aimas pada Jumat, 27 Februari. Acara tersebut turut dihadiri oleh Wakapolda, para pejabat utama, personel Polda, serta perwakilan dari Polres jajaran.
Langkah strategis Polda PBD ini menunjukkan komitmen kuat institusi Polri dalam mendukung kemandirian pangan daerah. Selain itu, program ini juga berupaya mengoptimalkan pemanfaatan lahan yang belum produktif. Diharapkan, uwi ungu dapat menjadi salah satu solusi alternatif sumber pangan yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat.
Advertisement
Advertisement
Inisiatif Polda PBD dalam Pelestarian Uwi Ungu dan Ketahanan Pangan
Brigjen Pol. Gatot Haribowo menjelaskan bahwa uwi ungu merupakan umbi-umbian khas Papua yang memiliki potensi besar sebagai sumber pangan alternatif yang bergizi. Pemanfaatan umbi ini dianggap sangat krusial untuk mendukung pemenuhan kebutuhan pangan lokal secara berkelanjutan dan mengurangi ketergantungan pada komoditas pangan dari luar daerah.
Penanaman simbolis uwi ungu dilakukan di lahan Mapolda Papua Barat Daya yang memiliki luas sekitar 10 x 10 meter persegi. Kegiatan ini melibatkan partisipasi aktif dari Wakapolda, para pejabat utama, seluruh personel Polda Papua Barat Daya, serta para Kepala Bagian Sumber Daya Manusia (Kabag SDM) Polres jajaran. Keterlibatan berbagai pihak ini menunjukkan keseriusan dalam program.
Dari total 500 tunas uwi ungu yang telah disiapkan dan akan ditanam, sebanyak 350 tunas dialokasikan untuk ditanam langsung di area Mapolda Papua Barat Daya. Sementara itu, 150 tunas sisanya didistribusikan secara merata kepada enam Polres jajaran untuk ditanam di wilayah hukum masing-masing.
Advertisement
Distribusi tunas ini bertujuan untuk memperluas cakupan program penanaman dan mendorong keterlibatan aktif seluruh jajaran kepolisian di berbagai daerah. Ini diharapkan dapat menginspirasi masyarakat luas untuk turut serta dalam gerakan kemandirian pangan berbasis lokal.
Advertisement
Komitmen Polri Mendukung Kemandirian Pangan dan Kearifan Lokal
Kapolda Gatot Haribowo lebih lanjut menegaskan bahwa inisiatif penanaman uwi ungu ini merupakan wujud nyata komitmen institusi Polri dalam mendorong pemanfaatan lahan produktif yang selama ini mungkin belum termanfaatkan secara optimal. Selain itu, program ini juga berupaya menjaga dan melestarikan kearifan lokal Papua yang kaya akan potensi pangan.
Melalui program ini, Kepolisian berharap masyarakat dapat semakin memahami bahwa uwi ungu memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu solusi penting dalam mendukung ketahanan pangan lokal. Fokus utama adalah di wilayah Papua Barat Daya yang memiliki kekayaan alam dan keanekaragaman hayati yang melimpah.
Optimalisasi pemanfaatan lahan yang tersedia menjadi salah satu kunci utama dalam keberhasilan program ini. Tujuannya adalah mendorong kemandirian pangan yang kuat dan berkelanjutan, yang sepenuhnya berbasis pada potensi lokal yang ada di daerah.
Advertisement
Polda PBD secara aktif berupaya mengedukasi dan mengajak masyarakat untuk turut serta dalam mengembangkan pangan lokal seperti uwi ungu. Ini akan memastikan ketersediaan pangan yang stabil, beragam, dan tidak bergantung pada pasokan dari luar, sehingga meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Sumber: AntaraNews