PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara telah membagikan sejumlah strategi penting bagi masyarakat yang berencana menggunakan kereta api selama masa angkutan Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk memastikan calon penumpang dapat mengamankan tiket dan tidak kehabisan kursi, terutama pada tanggal-tanggal favorit. Plt Manager Humas KAI Divre I Sumut, Anwar Yuli Prastyo, menekankan pentingnya persiapan matang dalam menghadapi lonjakan permintaan tiket.
Anwar Yuli Prastyo di Medan pada Jumat (30/1) menjelaskan bahwa tips ini bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi calon penumpang dalam merencanakan perjalanan mudik. Dengan strategi yang tepat, diharapkan momen perjalanan libur Lebaran menjadi lebih nyaman, aman, dan berkesan bagi seluruh keluarga. KAI berupaya melayani kebutuhan transportasi masyarakat dengan optimal.
Berbagai tips yang dibagikan mencakup penentuan tanggal keberangkatan alternatif, pemantauan ketersediaan tiket secara berkala, hingga pemanfaatan metode "pecah rute" untuk rute yang padat. KAI juga mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan pembelian tiket melalui kanal resmi guna menghindari potensi penipuan dan harga yang tidak sesuai.
Advertisement
Advertisement
Pentingnya Fleksibilitas Tanggal dan Pemantauan Berkala
Salah satu strategi utama yang disarankan oleh KAI adalah menentukan tanggal keberangkatan alternatif di luar tanggal favorit. Jika pilihan utama sudah penuh, calon penumpang sangat dianjurkan untuk menggeser pencarian satu hari sebelum atau sesudah tanggal tersebut. Pendekatan ini dapat secara signifikan meningkatkan peluang untuk mendapatkan tiket yang diinginkan.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk rajin mengecek ketersediaan tiket secara berkala, bahkan jika pemesanan pada pukul 00.00 WIB sempat gagal. Sistem KAI akan secara otomatis membatalkan tiket yang tidak terbayar dalam periode waktu tertentu, kemudian memunculkannya kembali untuk bisa dipesan oleh pelanggan lain. Oleh karena itu, kesabaran dan ketekunan dalam memantau aplikasi sangat diperlukan.
Proses penyegaran atau "refresh" pada aplikasi Access by KAI juga menjadi kunci penting. Adanya potensi tiket batal dari penumpang lain berarti tiket yang dilepas akibat pembatalan atau perubahan jadwal akan muncul kembali di sistem kapan saja. Pengecekan berkala akan membantu calon penumpang menangkap peluang ini.
Advertisement
Advertisement
Manfaatkan Metode Pecah Rute dan Pembelian Resmi
Apabila rute utama telah habis terjual, KAI menyarankan pelanggan untuk menggunakan metode "pecah rute" atau menggunakan kereta persambungan. Sebagai contoh, pelanggan dapat membeli tiket Medan-Tebing Tinggi terlebih dahulu, kemudian melanjutkan perjalanan dengan tiket Tebing Tinggi-Tanjungbalai pada rangkaian berikutnya. Metode ini memberikan solusi alternatif bagi rute-rute populer yang cepat habis.
Namun, Anwar Yuli Prastyo mengingatkan agar pelanggan tetap teliti dalam mengatur durasi transit antar kereta untuk menghindari risiko tertinggal perjalanan selanjutnya. "Pastikan jarak antar jadwal kedatangan dan keberangkatan kereta yang bersifat persambungan minimal 60 menit, agar pelanggan memiliki waktu untuk proses naik dan turun dengan nyaman," tegasnya.
Pembelian tiket wajib dilakukan melalui kanal resmi KAI, seperti aplikasi Access by KAI, situs booking.kai.id, atau mitra penjualan resmi lainnya. Langkah ini sangat krusial untuk menjamin keamanan transaksi serta menghindari harga yang lebih mahal dari tarif asli yang telah ditetapkan perusahaan. KAI tidak bertanggung jawab atas pembelian di luar kanal resmi.
Advertisement
Advertisement
Antisipasi Lonjakan Penumpang Jelang Ramadan
Anwar Yuli Prastyo juga menjelaskan bahwa antusiasme warga Sumatera Utara biasanya baru akan melonjak secara drastis saat mendekati bulan suci Ramadan. "Karakter penumpang kereta api di wilayah Sumatera Utara pada masa angkutan lebaran memang landai ketika masih jauh hari," ujarnya.
Kondisi ini dipengaruhi oleh kepastian jadwal libur dari berbagai instansi, perusahaan, ataupun sekolah yang biasanya baru diterbitkan mendekati hari raya. "Ketika sudah memasuki bulan puasa, beberapa instansi, perusahaan ataupun sekolah sudah menetapkan hari libur untuk lebaran, baru tiket mulai diburu oleh pelanggan," tambahnya.
Guna melayani lonjakan penumpang tersebut, KAI Divre I Sumatera Utara telah menyiagakan sebanyak 5.616 kursi yang tersedia setiap harinya. Kapasitas ini mencakup operasional 6 perjalanan KA Putri Deli relasi Medan-Tanjungbalai serta 4 perjalanan KA Sribilah Utama rute Medan-Rantau Prapat. Persiapan ini diharapkan dapat mengakomodasi kebutuhan mudik masyarakat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews