Dinas Pariwisata (Dispar) Kabupaten Rejang Lebong, Provinsi Bengkulu, tengah berupaya keras mengoptimalkan pemanfaatan potensi hutan kota yang ada di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk menjadikan hutan kota sebagai salah satu destinasi wisata favorit bagi masyarakat setempat dan wisatawan luar. Upaya optimalisasi ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam mengembangkan sektor pariwisata berbasis alam.
Hutan kota yang terletak di Desa Duku Ulu, Kecamatan Curup Timur, ini merupakan bagian dari 99 destinasi wisata yang dimiliki Kabupaten Rejang Lebong. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Rejang Lebong, Riki Irawan, menegaskan bahwa pihaknya akan memaksimalkan potensi wisata yang dimiliki hutan tersebut. Koordinasi intensif juga dilakukan dengan dinas terkait untuk memastikan pengelolaan yang terpadu.
Meskipun pengelolaan hutan kota seluas 8 hektare ini berada di bawah Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong, Dispar akan fokus pada aspek pemanfaatannya di sektor pariwisata. Berbagai agenda dan rencana strategis telah disiapkan untuk menarik minat pengunjung. Hal ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal dan promosi pariwisata daerah.
Advertisement
Advertisement
Pengembangan Potensi Hutan Kota Rejang Lebong
Hutan kota di Desa Duku Ulu telah diidentifikasi sebagai aset penting dalam peta pariwisata Kabupaten Rejang Lebong. Dengan statusnya sebagai salah satu dari 99 destinasi, Dispar Rejang Lebong melihat peluang besar untuk mengembangkannya lebih lanjut. Fokus utama adalah pada pemanfaatan yang berkelanjutan, memastikan bahwa keindahan alam tetap terjaga sambil memberikan pengalaman wisata yang berkesan.
Pengelolaan hutan kota secara administratif memang dipegang oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Rejang Lebong. Namun, kolaborasi antara Dispar dan DLH menjadi kunci dalam mewujudkan visi pengembangan wisata ini. Sinergi antar dinas diharapkan mampu menciptakan ekosistem wisata yang harmonis, di mana aspek konservasi dan rekreasi dapat berjalan seiring.
Riki Irawan menekankan pentingnya koordinasi ini untuk memastikan bahwa setiap kegiatan wisata yang dilakukan tidak merusak kelestarian lingkungan. Pemanfaatan hutan kota sebagai sarana wisata akan selalu mengedepankan prinsip keberlanjutan. Ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk menciptakan pariwisata yang bertanggung jawab.
Advertisement
Advertisement
Agenda dan Harapan Peningkatan Kunjungan Wisata
Sebagai langkah awal, Dispar Rejang Lebong berencana mengadakan kegiatan bertajuk bike race di kawasan hutan kota pada bulan April mendatang. Acara ini diharapkan dapat menjadi daya tarik utama yang mampu mendatangkan peserta dari luar Rejang Lebong. Dengan demikian, kunjungan wisatawan ke Kabupaten Rejang Lebong diharapkan akan meningkat secara signifikan.
Selain bike race, Dispar juga terus menggali potensi wisata lain dari hutan kota tersebut. Beberapa ide yang sedang dipertimbangkan meliputi pengembangan sebagai sarana hutan edukasi, lokasi camping ground, dan potensi-potensi lain yang relevan. Keberagaman aktivitas ini bertujuan untuk menarik segmen wisatawan yang lebih luas, dari pecinta petualangan hingga keluarga yang mencari edukasi alam.
Kepala Dispar Rejang Lebong berharap agenda-agenda ini tidak hanya meningkatkan jumlah kunjungan, tetapi juga memperpanjang durasi tinggal wisatawan. Dengan adanya berbagai pilihan kegiatan, pengunjung akan memiliki lebih banyak alasan untuk menjelajahi keindahan dan keunikan hutan kota. Ini sejalan dengan upaya pemerintah daerah dalam memajukan sektor pariwisata secara holistik.
Advertisement
Advertisement
Komitmen Pelestarian dan Peningkatan Fasilitas
Dalam setiap rencana pengembangan, komitmen untuk menjaga kelestarian hutan kota menjadi prioritas utama bagi Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong. Riki Irawan menegaskan bahwa pemanfaatan hutan sebagai sarana wisata akan selalu dilakukan dengan memperhatikan aspek konservasi. Ini adalah jaminan bahwa keindahan alam hutan kota akan tetap lestari untuk generasi mendatang.
Untuk mendukung optimalisasi ini, Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong juga akan melengkapi sejumlah fasilitas dan sarana prasarana pendukung wisata. Peningkatan infrastruktur seperti jalur pejalan kaki, area istirahat, atau fasilitas kebersihan akan dilakukan secara bertahap. Tujuan akhirnya adalah menciptakan lingkungan wisata yang nyaman, aman, dan menarik bagi setiap pengunjung.
Dengan adanya fasilitas yang memadai dan program-program yang menarik, diharapkan hutan kota Rejang Lebong akan menjadi magnet wisata baru. Peningkatan kualitas pengalaman wisatawan akan menjadi kunci keberhasilan dalam menjadikan hutan kota sebagai destinasi favorit. Ini merupakan investasi jangka panjang untuk pertumbuhan pariwisata dan ekonomi daerah.
Advertisement
Sumber: AntaraNews