PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Nusa Tenggara Barat (UIW NTB) sigap menangani gangguan jaringan listrik yang melanda wilayah Kuta, Kabupaten Lombok Tengah. Gangguan ini terjadi akibat dampak cuaca buruk ekstrem yang menyebabkan kerusakan infrastruktur kelistrikan di area tersebut. Respons cepat PLN menjadi kunci utama dalam memulihkan pasokan listrik bagi masyarakat.
Peristiwa ini bermula pada Selasa (20/1), ketika empat tiang listrik di Dusun Lenser, Desa Kuta, dilaporkan roboh. Kejadian tersebut secara langsung mengganggu stabilitas pasokan listrik di kawasan pariwisata strategis tersebut. General Manager PLN UIW NTB, Sri Heny Purwanti, segera menginstruksikan tim untuk bergerak cepat.
Langkah penanganan darurat segera dilakukan untuk memastikan keamanan area terdampak serta mencegah potensi gangguan kelistrikan yang lebih luas. Tim gabungan dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) Praya dan Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Selaparang diterjunkan ke lokasi. Prioritas utama adalah keselamatan petugas dan masyarakat sekitar.
Advertisement
Advertisement
Respons Cepat dan Penanganan di Lapangan
Menindaklanjuti laporan tiang roboh, PLN NTB mengerahkan tim gabungan yang terdiri dari ULP Praya dan UP3 Selaparang ke lokasi kejadian. Langkah cepat ini diambil untuk melakukan penanganan awal dan memastikan keamanan area di Dusun Lenser, Desa Kuta. Koordinasi yang solid antarunit menjadi kunci efektivitas penanganan.
Sebanyak 30 personel PLN diterjunkan langsung ke lokasi untuk melaksanakan berbagai tugas krusial. Mereka bertugas membersihkan material pohon tumbang, mengamankan area terdampak, serta melakukan perbaikan pada jaringan distribusi yang rusak. Seluruh proses penanganan ini dilakukan secara terkoordinasi dan terukur, memastikan setiap langkah berjalan sesuai prosedur.
Dalam setiap tahapan pekerjaan, Sri Heny Purwanti menegaskan bahwa PLN selalu mengedepankan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) secara ketat. Area yang terdampak diamankan terlebih dahulu sebelum perbaikan dimulai, guna menjamin keselamatan para petugas dan masyarakat sekitar. Aspek keselamatan menjadi prioritas utama dalam setiap operasi lapangan.
Advertisement
Advertisement
Keamanan dan Keandalan Pasokan Listrik
Kesiapsiagaan dan respons cepat merupakan kunci utama PLN dalam menjaga keandalan pasokan tenaga listrik. Begitu menerima laporan gangguan, tim PLN segera bergerak cepat ke lokasi dengan memprioritaskan aspek keselamatan dan keandalan sistem. Hal ini menunjukkan komitmen PLN untuk selalu siap menghadapi berbagai tantangan operasional.
Kerusakan utama berupa empat tiang listrik yang roboh berhasil ditangani melalui pekerjaan teknis intensif yang berlangsung sepanjang malam. Berkat upaya keras tim di lapangan, PLN memastikan tidak ada pelanggan yang terdampak pemadaman listrik selama proses penanganan. Ini membuktikan efisiensi dan dedikasi tim dalam menjaga layanan.
Sri Heny mengungkapkan rasa syukurnya atas keberhasilan penormalan jaringan kelistrikan. "Alhamdulillah, proses penormalan jaringan kelistrikan berhasil diselesaikan sepenuhnya pada Selasa pagi, 21 Januari 2026, pukul 06.15 WITA, setelah seluruh tahapan pengecekan dan pengujian teknis dilakukan," ujarnya. Ia juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat atas pengertian, doa, dan dukungan yang diberikan kepada PLN selama proses penanganan berlangsung. Dukungan masyarakat menjadi semangat bagi PLN untuk terus menjaga keandalan listrik di Nusa Tenggara Barat.
Advertisement
Sumber: AntaraNews