Wagub Sumut Tegaskan Keberpihakan Pemerintah Terhadap Petani untuk Ketahanan Pangan

Wakil Gubernur Sumatera Utara, Surya, kembali menegaskan **keberpihakan pemerintah terhadap petani** melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di daerah, khususnya di Kabupaten Karo.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Wagub Sumut Tegaskan Keberpihakan Pemerintah Terhadap Petani untuk Ketahanan Pangan
Wagub Sumut Surya menegaskan keberpihakan pemerintah pada petani melalui penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan daerah, didukung bantuan dan infrastruktur modern. (AntaraNews)

Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Surya menegaskan komitmen pemerintah untuk mendukung penuh para petani. Penegasan ini disampaikan usai menghadiri panen raya padi di Desa Lau Mulgap, Kecamatan Mardingding, Kabupaten Karo. Acara tersebut menjadi simbol penguatan sektor pertanian dan ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Dalam kesempatan itu, Wagub Surya memastikan bahwa pemerintah tidak akan membiarkan petani berjuang sendiri. Dukungan ini diwujudkan melalui berbagai program strategis yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan petani. Komitmen ini selaras dengan upaya pemerintah daerah dalam mencapai swasembada pangan.

Kabupaten Karo, yang dikenal sebagai sentra hortikultura, juga memberikan kontribusi signifikan dalam produksi padi. Peran strategis ini diharapkan dapat terus berkembang dengan dukungan infrastruktur dan teknologi pertanian modern. Langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal dan nasional.

Penguatan Sektor Pertanian dan Dampak Ekonomi

Wagub Surya menyoroti pentingnya penguatan infrastruktur pertanian, terutama sistem irigasi. Peningkatan kualitas jaringan air menjadi prioritas untuk memastikan pasokan air yang memadai bagi lahan pertanian. Selain itu, pemerintah berupaya memperluas akses pembiayaan bagi petani.

Dorongan penerapan teknologi pertanian modern juga menjadi fokus utama dalam upaya peningkatan produktivitas. Teknologi ini diharapkan mampu membantu petani dalam mengelola lahan secara lebih efisien dan efektif. Dengan demikian, hasil panen dapat meningkat secara signifikan.

Data menunjukkan produksi tanaman padi di Kabupaten Karo pada Desember 2025 diperkirakan mencapai 1.133 ton gabah kering giling (GKG). Total produksi sepanjang Januari hingga Desember 2025 diproyeksikan mencapai 126.864 ton GKG, dengan nilai perputaran ekonomi sekitar Rp824 miliar.

Desa Lau Mulgap, dengan sekitar 1.200 jiwa penduduknya, menjadikan padi sebagai motor utama penggerak ekonomi lokal. Hal ini menjaga daya beli masyarakat dan stabilitas ekonomi di wilayah tersebut.

Dukungan Konkret Pemerintah Provinsi Sumut

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut telah menyalurkan berbagai bantuan konkret kepada Kabupaten Karo sepanjang tahun 2025. Bantuan ini mencakup benih padi seluas 500 hektare dan benih jagung seluas 550 hektare. Selain itu, petani juga menerima pestisida sebanyak 750 liter.

Dukungan juga diberikan dalam bentuk pupuk NPK sebanyak 15 ton untuk meningkatkan kesuburan tanah dan hasil panen. Pemprov Sumut juga menyediakan benih cabai merah untuk 14 hektare dan benih bawang merah untuk 5 hektare lahan. Ini menunjukkan **keberpihakan pemerintah terhadap petani** secara menyeluruh.

Selain benih dan pupuk, Pemprov Sumut juga menyalurkan alat dan mesin pertanian modern. Bantuan ini meliputi 6 unit corn sheller mobile, 5 unit solar dryer dome, dan 5 unit gudang pascapanen. Alat-alat ini sangat penting untuk efisiensi pascapanen.

Lebih lanjut, bantuan juga mencakup 4.000 unit perangkap lalat buah untuk pengendalian hama. Petani juga menerima 4 unit hand traktor dan 9 unit cultivator untuk membantu proses pengolahan lahan. Bantuan ini diharapkan mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja petani.

Komitmen Swasembada Pangan Nasional

Bupati Karo, Antonius Ginting, menyatakan bahwa panen raya ini merupakan wujud nyata dukungan Pemerintah Kabupaten Karo bagi program swasembada pangan yang dicanangkan oleh Presiden RI Prabowo Subianto. Swasembada pangan merupakan prioritas nasional.

Antonius Ginting menjelaskan bahwa pemerintah menempatkan program swasembada pangan sebagai urusan strategis. Hal ini menyangkut kedaulatan bangsa, stabilitas ekonomi, serta kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. Oleh karena itu, kolaborasi antar daerah sangat dibutuhkan.

Kabupaten Karo menegaskan kesiapannya untuk menjadi bagian penting dari gerakan besar nasional ini. Upaya tersebut meliputi peningkatan produksi, perluasan areal tanam, dan penguatan sistem irigasi. Modernisasi pertanian juga terus didorong untuk keberlanjutan produksi pangan.

Wagub Surya mengajak semua pihak untuk menjadikan momentum panen raya sebagai penguat keyakinan. Dengan kebijakan yang tepat, infrastruktur yang kuat, dan **keberpihakan pemerintah terhadap petani** yang jelas, Sumatera Utara optimis mampu berdiri tegak sebagai provinsi tangguh dalam ketahanan pangan.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi