Bandara Abd Saleh Optimistis Rute Baru Malang-Lombok Dongkrak PAD Jawa Timur

Unit Pelaksana Teknis Bandara Abd Saleh Malang optimis rute penerbangan baru Malang-Lombok akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur, meskipun proyeksi tahun ini masih di bawah target.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Bandara Abd Saleh Optimistis Rute Baru Malang-Lombok Dongkrak PAD Jawa Timur
Unit Pelaksana Teknis Bandara Abd Saleh Malang optimis rute penerbangan baru Malang-Lombok akan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jawa Timur, meskipun proyeksi tahun ini masih di bawah target. (AntaraNews)

Unit Pelaksana Teknis (UPT) Bandara Abdulrachman Saleh Malang menunjukkan optimisme tinggi terhadap kontribusi rute penerbangan baru, Malang-Lombok, dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) Provinsi Jawa Timur. Pembukaan rute ini diharapkan mampu memberikan dampak positif signifikan, terutama menjelang momen libur Natal dan Tahun Baru 2025. Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Purwo Cahyo Widhiatmoko, menyatakan keyakinannya di Kabupaten Malang pada Minggu (21/12) bahwa rute baru ini akan membantu mencapai target pendapatan.

Meskipun demikian, proyeksi PAD hingga akhir tahun ini diperkirakan mencapai Rp7 miliar. Angka ini sedikit di bawah target yang ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur. Target PAD yang diberikan oleh Pemprov Jatim adalah sebesar Rp7,5 miliar, menyisakan selisih Rp500 juta dari proyeksi realisasi. Kondisi ini dipengaruhi oleh kebijakan efisiensi yang diterapkan di awal tahun, yang berdampak pada jumlah penumpang.

Purwo menjelaskan bahwa situasi tahun 2025 ini berbeda dengan periode sebelumnya. Pada tahun 2024, Bandara Abd Saleh berhasil menyumbangkan sekitar Rp8,7 miliar, melampaui target PAD Jawa Timur yang saat itu sebesar Rp7,5 miliar lebih. Efisiensi operasional di awal tahun secara otomatis mengurangi permintaan penumpang, sehingga berimbas pada penurunan PAD yang terkumpul.

UPT Bandara Abdulrachman Saleh Malang menetapkan proyeksi pendapatan asli daerah (PAD) sebesar Rp7 miliar hingga akhir tahun ini. Angka ini merupakan hasil dari upaya maksimal meskipun dihadapkan pada tantangan efisiensi di awal tahun. Kepala UPT Bandara Abdulrachman Saleh, Purwo Cahyo Widhiatmoko, menegaskan bahwa pencapaian ini patut diapresiasi di tengah kondisi yang tidak mudah.

Namun, proyeksi Rp7 miliar tersebut masih berada di bawah target PAD yang telah ditetapkan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, yaitu Rp7,5 miliar. Selisih sebesar Rp500 juta ini menjadi fokus perhatian manajemen Bandara Abd Saleh. Kebijakan efisiensi yang diberlakukan pada awal tahun 2025 disebut sebagai pemicu utama perbedaan antara proyeksi dan target yang ada.

Perbandingan dengan tahun sebelumnya menunjukkan performa yang lebih baik. Pada tahun 2024, Bandara Abd Saleh mampu menyumbangkan sekitar Rp8,7 miliar. Jumlah ini bahkan melampaui target PAD Jawa Timur yang saat itu juga Rp7,5 miliar lebih. Penurunan jumlah penumpang akibat efisiensi secara langsung memengaruhi perolehan PAD Bandara Abd Saleh pada tahun 2025 ini.

Jumlah penumpang di Bandara Abdulrachman Saleh Malang menunjukkan dinamika yang signifikan antara tahun 2024 dan proyeksi 2025. Sepanjang tahun 2024, tercatat sekitar 520 ribu penumpang yang menggunakan jasa Bandara Abd Saleh. Angka ini menunjukkan aktivitas penerbangan yang cukup padat sebelum kebijakan efisiensi diberlakukan.

Untuk tahun 2025, proyeksi jumlah penumpang diperkirakan menurun menjadi sekitar 400 ribu orang. Penurunan ini sejalan dengan dampak kebijakan efisiensi yang memengaruhi permintaan penerbangan. Meskipun demikian, pihak Bandara Abd Saleh tetap optimis dengan adanya rute baru Malang-Lombok yang diharapkan dapat menarik lebih banyak penumpang.

Selain rute baru Malang-Lombok, Bandara Abdulrachman Saleh juga melayani rute penerbangan reguler Jakarta-Malang-Jakarta. Rute ini merupakan tulang punggung operasional Bandara Abd Saleh yang selalu ramai. Penambahan rute ke Lombok diharapkan dapat memperluas jangkauan layanan dan meningkatkan konektivitas regional.

Pada momen libur akhir tahun, Bandara Abd Saleh memprediksi adanya lonjakan jumlah penumpang. Peningkatan ini diperkirakan mencapai 15-20 persen dibandingkan hari-hari biasa di luar musim liburan. Rata-rata jumlah penumpang harian di bandara yang berlokasi di Kabupaten Malang ini berkisar antara 1.200 hingga 1.600 orang.

Momen libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) selalu menjadi periode krusial bagi Bandara Abdulrachman Saleh Malang. Pihak bandara telah mempersiapkan diri untuk mengantisipasi lonjakan penumpang yang diperkirakan terjadi. Peningkatan jumlah penumpang ini diharapkan dapat sedikit mengatrol perolehan PAD Bandara Abd Saleh menjelang akhir tahun.

Puncak arus keberangkatan penumpang dari Bandara Abd Saleh diprediksi akan terjadi pada hari Rabu, 24 Desember. Tanggal ini menjadi titik fokus bagi manajemen bandara untuk memastikan kelancaran operasional dan pelayanan optimal. Koordinasi dengan maskapai dan pihak terkait terus dilakukan untuk menghadapi kepadatan ini.

Sementara itu, puncak arus balik penumpang diperkirakan akan terjadi pada hari Minggu, 4 Januari. Setelah menikmati liburan akhir tahun, para penumpang akan kembali ke kota asal melalui Bandara Abd Saleh. Kesiapan fasilitas dan personel menjadi prioritas utama untuk menjamin kenyamanan dan keamanan seluruh pengguna jasa bandara.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi