Unhas Dinobatkan sebagai Mitra BI Corner Terinovatif, Perkuat Literasi Keuangan Nasional

Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih penghargaan sebagai pengelola BI Corner terinovatif di Sulawesi Selatan, menegaskan peran strategisnya dalam literasi keuangan dan pembangunan ekonomi nasional.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Unhas Dinobatkan sebagai Mitra BI Corner Terinovatif, Perkuat Literasi Keuangan Nasional
Universitas Hasanuddin (Unhas) meraih penghargaan sebagai pengelola BI Corner terinovatif di Sulawesi Selatan, menegaskan peran strategisnya dalam literasi keuangan dan pembangunan ekonomi nasional. (AntaraNews)

Universitas Hasanuddin (Unhas) kembali menorehkan prestasi gemilang di kancah nasional. Institusi pendidikan terkemuka ini dinobatkan sebagai Pengelola BI Corner Terinovatif di Provinsi Sulawesi Selatan pada 29 November. Penghargaan ini menegaskan peran strategis Unhas dalam mendukung pembangunan ekonomi nasional.

Penobatan ini diberikan atas keberhasilan Unhas dalam mengelola BI Corner. Mereka dinilai sukses menerjemahkan visi Bank Indonesia melalui inovasi layanan. Fasilitas ini berfungsi sebagai pusat diseminasi kebijakan dan literasi keuangan yang krusial bagi generasi muda.

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Purnama A, menyampaikan apresiasi ini di Makassar. Ia menekankan pentingnya sinergi kuat untuk mencapai target pertumbuhan ekonomi tinggi. Unhas dianggap mampu menjadi mitra strategis dalam upaya tersebut.

Sinergi Kuat untuk Pertumbuhan Ekonomi Berkelanjutan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan, Wahyu Purnama A, menegaskan pentingnya kolaborasi antarlembaga. Menurutnya, target pertumbuhan ekonomi yang tinggi memerlukan fondasi sinergi yang kuat dari berbagai pihak. Hal ini disampaikan dalam keterangannya di Makassar.

Wahyu Purnama A menjelaskan bahwa sinergi mutlak diperlukan untuk memastikan kemajuan perekonomian. “Untuk memastikan kemajuan perekonomian ke depan yang berdaya tahan, kita membutuhkan sinergi satu sama lain,” ujarnya. Ia menambahkan, “Hal ini mutlak diperlukan agar semangat nasional menuju pertumbuhan ekonomi 8 persen dapat kita capai, sekaligus menjaga stabilitas tingkat inflasi.”

Peran Unhas sebagai mitra strategis dalam sinergi ini sangat diapresiasi. Melalui inovasi BI Corner, Unhas berkontribusi dalam menyebarkan pemahaman ekonomi. Ini mendukung upaya Bank Indonesia dalam mencapai stabilitas dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Peran Unhas dalam Menjembatani Kebijakan dan Literasi Keuangan

Universitas Hasanuddin (Unhas) dianggap memiliki peran vital dalam konteks ini. Sebagai lembaga akademik, Unhas mampu menjembatani kebijakan fiskal dan moneter yang kompleks. Informasi tersebut kemudian diubah menjadi pengetahuan yang mudah diakses oleh mahasiswa dan publik luas.

Melalui BI Corner, Unhas menyediakan platform edukasi yang efektif. Fasilitas ini tidak hanya menjadi pusat informasi, tetapi juga sarana untuk meningkatkan literasi keuangan. Mahasiswa dapat memahami lebih dalam mengenai dinamika ekonomi dan kebijakan yang berlaku.

Rektor Unhas, Prof Dr Jamaluddin Jompa, menyambut baik penghargaan ini. Ia menyatakan bahwa pencapaian tersebut membuktikan Unhas bukan sekadar menara gading. “Unhas kini makin membuktikan diri sebagai mitra terbaik bagi institusi fundamental di Indonesia, seperti Bank Indonesia,” tegas Prof Jamaluddin Jompa.

Prof JJ menambahkan bahwa keberadaan BI Corner memiliki dampak signifikan. “Keberadaan BI Corner di Unhas bukan sekadar fasilitas fisik, tetapi menjadi tempat mahasiswa-mahasiswi kami menjadi melek literasi tentang keuangan,” jelasnya. Ini menunjukkan komitmen Unhas dalam mencetak generasi muda yang sadar finansial.

Strategi Regional dalam Menjaga Daya Beli Masyarakat

Sejalan dengan proyeksi makroekonomi nasional, Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan juga memiliki strategi regional. Asisten Bidang Ekonomi Pemprov Sulsel, Andi Darmawan Bintang, memaparkan upaya mereka dalam menjaga daya beli masyarakat. Ini menjadi fokus utama di tengah dinamika ekonomi global.

Andi Darmawan Bintang menjelaskan bahwa Pemprov Sulsel terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat. “Pemerintah Sulsel terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat,” paparnya. Ia menambahkan, “Langkah percepatan distribusi pangan terus kami lakukan secara intensif agar masyarakat dapat terus menjaga daya beli mereka di tengah dinamika ekonomi.”

Upaya ini menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam melindungi ekonomi warganya. Dengan menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan, diharapkan masyarakat dapat menghadapi tantangan ekonomi. Peran Unhas dalam mengedukasi masyarakat tentang ekonomi juga mendukung stabilitas ini.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi