Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Bank Plat Merah Belum Optimal Serap Dana Pemerintah

Menkeu Purbaya ancam pindahkan dana Rp200 triliun dari bank BUMN bila tak terserap ke sektor riil, soroti rendahnya penyaluran kredit perumahan.

Tira Santia
Oleh Tira Santia - Reporter
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Bank Plat Merah Belum Optimal Serap Dana Pemerintah
Menkeu Purbaya Ungkap Alasan Bank Plat Merah Belum Optimal Serap Dana Pemerintah (Merdeka.com)

Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa memberikan peringatan tegas kepada lima bank pelat merah terkait rendahnya penyaluran dana pemerintah.

Ia menegaskan, dana Rp200 triliun yang ditempatkan di bank-bank BUMN akan dipindahkan bila tidak disalurkan secara optimal ke sektor riil.

“Alhamdulillah saya sebar di lima bank Rp200 triliun, di Mandiri, BRI, BNI, BTN, dan BSI. Rata-rata penyerapannya sudah lumayan, kecuali BTN baru 19 persen, uangnya akan saya pindahin ke tempat lain nanti,” ujar Purbaya dalam Rapat Kerja dengan Komite IV DPD, di Jakarta, Selasa (4/11).

Menurutnya, rendahnya penyerapan di BTN mencerminkan melemahnya permintaan sektor perumahan.

Sektor ini menjadi salah satu pendorong ekonomi nasional melalui turunannya di industri bahan bangunan dan penyerapan tenaga kerja.

“Dirut BTN bilang akan serap, tapi ternyata baru segini. Ini menggambarkan demand di sektor perumahan lemah sebetulnya, jadi saya pikir waduh gawat kita nih,” ucapnya.

Daya Beli Masyarakat Belum Pulih Sepenuhnya

Menkeu Purbaya Siap Audiensi Bahas Perlindungan Industri Tekstil, Ternyata Belum Terima Surat Asosiasi!
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa optimistis mampu menekan risiko melebarnya 'shortfall' penerimaan pajak pada akhir tahun 2025 melalui strategi pengawasan ketat dan optimalisasi teknologi Coretax, membuat pembaca penasaran akan dampaknya. AntaraNews

Purbaya menilai lemahnya serapan kredit perumahan juga disebabkan oleh daya beli masyarakat yang belum sepenuhnya pulih pascapandemi.

Selain itu adanya ketidakpastian pendapatan di tengah perlambatan ekonomi global.

“Mungkin perlu ekonomi jalan dulu baru pelan-pelan tumbuh. Jadi kita enggak bisa paksa orang beli rumah atau pinjam rumah ketika incomenya enggak jelas,” katanya.

Menkeu Purbaya Optimis Ekonomi Membaik di 2026

Mengejutkan! Rp653 Triliun Dana Pemerintah Mengendap di Bank, Menkeu Purbaya Turun Tangan Investigasi
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menginvestigasi total Rp653,4 triliun dana pemerintah mengendap di bank per Agustus 2025, menimbulkan pertanyaan besar tentang optimalisasi belanja dan potensi ekonomi yang belum termanfaatkan. AntaraNews

Kendati begitu, Menkeu optimistis bahwa seiring dengan pemulihan ekonomi nasional, sektor perumahan akan kembali menunjukkan tren positif pada 2026.

“Dengan gerakannya seperti ini, harusnya income akan balik secara bertahap. Tahun 2026, saya pikir income dari sektor perumahan akan kembali sehat lagi,” pungkasnya.

Rekomendasi