Dinas Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Diskop UKM) Provinsi Jawa Timur tengah mematangkan persiapan OPOP Expo 2025, sebuah pameran akbar yang akan digelar di Royal Plaza Surabaya. Acara ini dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 16 November 2025, menandai penyelenggaraan ketujuh kalinya.
Kegiatan ini bertujuan untuk menampilkan potensi ekonomi pesantren yang terus tumbuh dan berdaya saing di era modern. Melalui kolaborasi lintas sektor, OPOP Expo diharapkan dapat memberikan manfaat luas bagi peserta serta masyarakat umum.
Persiapan matang ini melibatkan berbagai pihak, termasuk dinas terkait, lembaga perbankan, dan perguruan tinggi, demi memastikan kelancaran acara. Kolaborasi menjadi kunci utama untuk mewujudkan kemandirian ekonomi pesantren yang berkelanjutan.
Advertisement
Advertisement
Sinergi Lintas Sektor Dorong Kemandirian Ekonomi Pesantren
Kepala Bidang Pemasaran Dinas Koperasi dan UKM Jawa Timur, Andrio Himawan Wahyu, menekankan pentingnya sinergi antarinstansi. Ia menyatakan bahwa "Kolaborasi menjadi kunci utama agar kegiatan ini dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat luas, baik bagi peserta maupun masyarakat." Manfaat tersebut ditujukan baik bagi peserta maupun masyarakat luas.
Andrio menegaskan bahwa penyelenggaraan OPOP Expo tahun ini harus lebih inovatif serta berdampak signifikan. Tujuannya adalah untuk meningkatkan kemandirian ekonomi pesantren di Jawa Timur. Kegiatan ini bukan sekadar pameran, melainkan momentum penting untuk menunjukkan potensi ekonomi pesantren.
Potensi ekonomi pesantren yang tumbuh dan berdaya saing menjadi fokus utama dalam acara ini. Dengan demikian, pesantren dapat semakin berperan aktif dalam pembangunan ekonomi daerah. Sinergi yang kuat diharapkan mampu menciptakan ekosistem ekonomi yang lebih inklusif.
Advertisement
Advertisement
OPOP Expo 2025: Ajang Pamer Potensi dan Daya Saing Pesantren
Mohammad Ghofirin, Sekretaris Jenderal OPOP Jawa Timur, mengungkapkan tema OPOP Expo 2025 adalah “Pesantren Berdaya, Masyarakat Sejahtera”. Tema ini menjadi landasan utama dalam memperkuat peran ekonomi pesantren di era modern. Ekspo ini merupakan ajang penting untuk menunjukkan kapabilitas pesantren.
Pelaksanaan ekspo yang ketujuh kalinya ini mendapat dukungan luas dari berbagai pihak. Dukungan datang dari perguruan tinggi, lembaga perbankan, pelaku usaha, dan juga pemerintah. Ini menunjukkan komitmen bersama dalam memajukan ekonomi berbasis pesantren.
Ghofirin menyampaikan terima kasih kepada Ibu Gubernur Jawa Timur, Ibu Khofifah Indar Parawansa, atas inisiasi program OPOP. Ia berharap OPOP Expo 2025 membawa keberkahan bagi pesantren. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi bukti nyata bahwa pesantren mampu mandiri dan berdaya saing tinggi.
Advertisement
Advertisement
Rapat Koordinasi Matangkan Aspek Teknis dan Ragam Acara Menarik
Rapat koordinasi dan technical meeting untuk OPOP Expo 2025 telah digelar di Ruang Aria Wiriadtmaja Diskop UKM Jatim. Pertemuan ini dihadiri oleh perwakilan dari berbagai dinas dan mitra perbankan. Dinas-dinas seperti Dinas Penanaman Modal, Komunikasi dan Informatika, Perindustrian dan Perdagangan, hingga Peternakan turut serta.
Mitra perbankan yang hadir meliputi Bank Jatim Syariah, Bank Syariah Indonesia, Bank UMKM, dan Bank Indonesia. Rapat ini secara khusus membahas berbagai aspek teknis yang krusial. Pembahasan mencakup tata letak stan, zona pameran, serta sistem registrasi peserta.
Selain pameran produk unggulan pesantren, OPOP Expo 2025 juga akan dimeriahkan dengan beragam acara menarik. Pengunjung dapat menikmati talkshow interaktif, lomba pildacil, lomba mewarnai, hingga pertunjukan rebana dan fashion show. Kegiatan ini semakin semarak dengan program Gebyar Bangga Buatan Indonesia yang menawarkan berbagai doorprize.
Advertisement
Doorprize yang disediakan sangat beragam, termasuk hadiah utama umrah gratis, sepeda motor, laptop, dan smart TV. Ada juga sepeda gunung, smartphone, serta voucher belanja yang siap dibagikan. Ini diharapkan dapat menarik lebih banyak pengunjung dan memeriahkan suasana expo.
Sumber: AntaraNews