Pemerintah Kabupaten Mimika, Papua Tengah, memberikan dukungan penuh terhadap upaya PT PLN (Persero) UP3 Timika. Dukungan ini bertujuan untuk memastikan seluruh kampung di Distrik Agimuga segera teraliri listrik pada bulan Oktober ini. Ini adalah langkah besar untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat.
Rencana melistriki wilayah Distrik Agimuga telah menjadi prioritas utama bagi Pemkab Mimika dan PLN. Bupati Mimika, Johannes Rettob, menegaskan komitmen tersebut dalam sebuah rapat koordinasi. Warga di sana telah menantikan penerangan listrik selama bertahun-tahun.
Pengoperasian Pembangkit Listrik Tenaga Diesel (PLTD) di Agimuga ditargetkan rampung akhir Oktober. Target ini bertepatan dengan perayaan ulang tahun PLN. Pemkab Mimika akan membantu biaya pengangkutan mesin dan instalasi ke rumah warga.
Advertisement
Advertisement
Dukungan Penuh Pemkab untuk Listrik Desa Agimuga Mimika
Bupati Mimika, Johannes Rettob, menyatakan bahwa Pemkab telah menggelar rapat intensif dengan jajaran PLN Timika. Rapat ini membahas percepatan pengoperasian PLTD di Agimuga. Tujuannya agar masyarakat dapat segera menikmati penerangan listrik yang layak.
Pembangunan kelistrikan di Agimuga memang telah lama direncanakan oleh Pemkab Mimika bersama PLN UP3 Timika. Bahkan, sejak tahun 2021, jaringan listrik sudah mulai dibangun di beberapa kampung. Wilayah seperti Kiliarma, Amungun, hingga Aramsolki telah memiliki infrastruktur dasar tersebut.
Meskipun jaringan telah terpasang, warga belum juga merasakan manfaat penerangan listrik. Hal ini menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah. Komitmen kuat diberikan untuk menuntaskan proyek Listrik Desa Agimuga Mimika ini.
Advertisement
Bupati John Rettob menjelaskan, "Kami sudah menggelar rapat dengan jajaran PLN Timika untuk membahas agar secepatnya PLTD di Agimuga bisa segera dioperasikan, sehingga masyarakat di sana bisa secepatnya menikmati penerangan listrik." Pernyataan ini menunjukkan keseriusan Pemkab Mimika.
Advertisement
Mengatasi Kendala dan Target Pengoperasian
Sebelumnya, proyek kelistrikan ini sempat terkendala oleh masalah lahan untuk lokasi PLTD. Namun, Bupati John Rettob memastikan bahwa masalah tersebut kini telah terselesaikan sepenuhnya. Ini membuka jalan bagi percepatan proses pengoperasian.
Saat ini, fokus utama adalah pengangkutan mesin PLTD ke Agimuga, pemasangan, dan pengoperasian. Bupati John Rettob menargetkan paling lambat akhir Oktober ini, bertepatan dengan perayaan ulang tahun PLN, listrik sudah menyala. Target ini menjadi motivasi bagi semua pihak.
Sesuai hasil rapat, Pemkab Mimika akan mengambil peran dalam membiayai pengangkutan mesin PLTD dari Timika ke Agimuga. Selain itu, Pemkab juga akan membantu pembiayaan pemasangan jaringan instalasi listrik ke rumah-rumah warga. Ini adalah bentuk kolaborasi yang kuat.
Advertisement
Sementara itu, PLN UP3 Timika akan bertanggung jawab penuh dalam menyediakan jaringan instalasi listrik di luar rumah. Mereka juga akan mengurus pemasangan meteran listrik di setiap rumah warga. Pembagian tugas ini diharapkan mempercepat realisasi penerangan listrik Agimuga.
Advertisement
Komitmen dan Prioritas Pembangunan Distrik
Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang berasal dari Distrik Agimuga, menegaskan bahwa pengoperasian listrik ini adalah komitmen. Ini merupakan janji Pemerintahan Johannes Rettob-Emanuel Kemong (JOEL) yang harus direalisasikan tahun ini. Masyarakat Agimuga telah lama menantikan momen ini.
Emanuel Kemong menyatakan, "Itu komitmen dan janji kami untuk masyarakat Agimuga bahwa tahun ini juga mereka sudah harus menikmati penerangan listrik." Ia menambahkan bahwa pihaknya akan berupaya keras memenuhi harapan warga. Saat ini, lebih dari 1.000 jiwa warga bermukim di Distrik Agimuga.
Tidak hanya kelistrikan, Pemerintahan JOEL juga menetapkan Distrik Agimuga sebagai salah satu distrik prioritas pembangunan. Bersama Distrik Mimika Barat dan Mimika Timur, wilayah ini akan menjadi fokus dalam bidang pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur. Ketiga distrik ini merupakan distrik tertua di Mimika sejak era 1960-an.
Advertisement
Bupati John Rettob menambahkan bahwa Agimuga, Kokonao, dan Mapurujaya masuk program prioritas pembangunan mulai tahun 2026. Pemerintah akan membenahi infrastruktur jalan, meningkatkan ekonomi masyarakat, pendidikan, dan kesehatan di ketiga distrik tersebut. Distrik lain juga akan mendapatkan perhatian yang sama dalam pembangunan berkelanjutan.
Sumber: AntaraNews