Jangan Sembarangan, Renovasi Rumah Ini Justru Bikin Kantong Jebol

Tidak semua jenis renovasi memberikan keuntungan jangka panjang.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Jangan Sembarangan, Renovasi Rumah Ini Justru Bikin Kantong Jebol
Jangan Sembarangan, Renovasi Rumah Ini Justru Bikin Kantong Jebol (Merdeka.com)

Melakukan renovasi rumah kerap dianggap sebagai langkah meningkatkan kenyamanan dan nilai jual properti. Namun, tidak semua jenis renovasi memberikan keuntungan jangka panjang, baik dari sisi fungsionalitas maupun investasi. Banyak pemilik rumah justru terjebak dalam proyek perbaikan yang mahal namun tidak menambah nilai jual yang signifikan, bahkan bisa jadi malah menurunkan daya tarik rumah di mata calon pembeli.

Dilansir dari Money Digest, berikut adalah sejumlah renovasi rumah yang sering dianggap sia-sia:

Dapur Custom

Renovasi dapur secara besar-besaran jarang memberikan ROI (return of investment) maksimal. Dapur adalah area personal, dan calon pembeli kemungkinan besar akan merenovasinya lagi sesuai preferensi pribadi. Renovasi besar di dapur sebaiknya hanya dilakukan jika Anda berniat tinggal dalam jangka panjang.

Hancurkan Dinding Demi Open Space

Tren open plan memang menarik secara visual, tetapi bisa menimbulkan tantangan dalam akustik dan privasi. Ruang terbuka membuat suara lebih mudah menyebar dan area rumah jadi sulit dibersihkan.

Dek Kayu atau Area Outdoor Mewah

Pemasangan dek kayu membutuhkan perawatan rutin. Tanpa perawatan yang intens, struktur mudah lapuk dan malah bisa merusak nilai rumah. Pilihan material sintetis lebih awet, namun biayanya tinggi.

Ganti Atap Sebelum Diperlukan

Mengganti atap secara dini, tanpa kebutuhan mendesak, adalah investasi yang sulit balik modal, terutama jika dilakukan sebelum rumah dijual.

Ubah Kamar Tidur Jadi Kantor Permanen

Konversi kamar menjadi kantor bisa mengurangi jumlah kamar tidur yang dihitung dalam penilaian rumah. Ini bisa menurunkan nilai jual dibandingkan rumah serupa dengan lebih banyak kamar tidur.

Kamar Jadi Walk-In Closet

Walk-in closet memang mewah, tetapi perubahan struktural seperti tembok baru atau pintu tertutup bisa mengurangi daya tarik ruangan sebagai kamar tidur.

Furnitur dan Penyimpanan Built-In Berlebihan

Rak built-in memang rapi, namun terlalu banyak bisa membuat ruangan terasa sempit dan tidak fleksibel. Furnitur portable lebih disukai oleh banyak pembeli.

DIY dari Media Sosial

Terinspirasi dari TikTok atau Instagram? Hati-hati. Banyak tren renovasi online terlihat mudah namun bisa jadi rumit dan mahal jika tidak dieksekusi dengan benar.

Rekomendasi