Dalam era modern, rudal menjadi salah satu elemen kunci dalam kekuatan militer suatu negara. Berbagai negara berlomba-lomba mengembangkan rudal tercanggih untuk meningkatkan kemampuan pertahanan mereka.
Informasi mengenai biaya produksi rudal sering kali bersifat rahasia, sehingga sulit untuk mendapatkan angka yang akurat. Namun, berdasarkan sumber yang ada, berikut adalah beberapa rudal canggih beserta perkiraan biaya produksinya.
Rudal-rudal ini tidak hanya memiliki teknologi mutakhir, tetapi juga kemampuan yang dapat mengubah peta kekuatan militer global. Mari kita lihat lebih dekat tujuh rudal tersebut.
Advertisement
Rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-28 Sarmat dikenal sebagai salah satu rudal terkuat di dunia. Dengan jangkauan hingga 18.000 Km, rudal ini memiliki biaya produksi yang diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta dolar AS per unit, meskipun angka pastinya tidak dipublikasikan.
Advertisement
Rudal R-36M juga merupakan ICBM dari Rusia yang memiliki jangkauan 16.000 Km. Meskipun lebih tua dibandingkan Sarmat, kekuatannya tetap diakui. Biaya produksinya dirahasiakan, tetapi diperkirakan sangat mahal.
Advertisement
DF-41 adalah ICBM canggih dari China yang mampu menjangkau hingga 15.000 Km. Rudal ini dapat membawa banyak hulu ledak nuklir, namun biaya produksinya tidak dipublikasikan.
Advertisement
Trident II adalah rudal balistik yang diluncurkan dari kapal selam dengan jangkauan yang signifikan. Biaya produksinya juga dirahasiakan, menambah misteri di balik teknologi canggih ini.
Advertisement
Sistem pertahanan rudal Arrow-3 dirancang untuk mencegat rudal balistik. Harga satu sistem diperkirakan lebih dari Rp70 triliun, mencakup seluruh sistem, bukan hanya rudal itu sendiri.
Advertisement
Rudal hipersonik merupakan teknologi yang sedang berkembang, dengan negara seperti Rusia dan China telah mengembangkan jenis ini. Biaya per unit diperkirakan mencapai puluhan hingga ratusan juta dolar AS, namun informasi pasti sangat terbatas.
Advertisement
Rudal jelajah Tomahawk dikenal karena akurasinya yang tinggi dan jangkauan yang signifikan. Biaya produksinya bervariasi tergantung versi, dengan perkiraan sekitar $1,7 juta hingga $2 juta per unit.
Advertisement
- Rudal BrahMos: Hasil kerja sama India dan Rusia, Indonesia berencana membelinya seharga USD 450 juta.
- Rudal Javelin: Sistem anti-tank dengan harga per unit sekitar USD 180.000.
- Rudal Patriot: Sistem pertahanan udara dengan harga diperkirakan sekitar USD 3,8 juta.