PT FWD Insurance memperkenalkan kampanye 'Celebrates the Blessing of Ramadan' yang menawarkan berbagai aktivitas interaktif, inspiratif, dan bermakna. Pengenalan kampanye ini juga bertujuan agar nasabah tetap merasa terlindungi selama Ramadan.
"Momen Ramdan penuh dengan sukacita. Kami ingin mengajak masyarakat untuk celebrate living dengan menghadirkan program dan kegiatan yang menarik, sehingga setiap orang bisa terus menikmati kehidupannya dengan penuh kebahagiaan dan tentunya tetap terlindungi," ujar Ade dalam acar Buka Puasa bersama FWD Insurance, di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Rabu (19/3),
Di samping itu, FWD juga menghadirkan produk-produk yang inovatif, baik produk yang baru maupun pembaruan fitur sekaligus melakukan perbaikan produk-produk yang telah dijual.
Beberapa produk yang dilakukan pembaruan di antaranya ada di fitur produk asuransi jiwa FWD Whole Life Protection dan produk kesehatan FWD Hospital Care Protection.
"Pembaruan dua produk ini bertujuan untuk merespons kebutuhan masyarakat Indonesia yaitu asuransi kesehatan yang komprehensif serta asuransi jiwa yang memiliki manfaat yang bisa dinikmati pada saat usia pensiun," ucap Ade.
Advertisement
Chief Human Resource & Marketing Officer FWD Insurance, Rudy F Manik menyebut produk-produk yang dihadirkan tidak terlepas dari membantu program pemerintah, salah satunya seperti pemberdayaan perempuan dalam membangun startup.
"Ini sering sekali kurang diperhatikan, nah kami melihat peluang tersebut untuk ikut terlibat dalam membantu startup yang didirikan oleh perempuan," ujar Rudy.
Program tersebut telah dikenalkan oleh FWD Insurance sejak 2023 dengan memilih 10 orang terpilih melalui seleksi yang nantinya diberikan pendampingan hingga mempertemukan kepada feature capital.
Di tahun 2024 program tersebut kembali dihadirkan dengan program yang lebih komprehensif.
"Kita juga fasilitasi dan tentunya yang paling penting kita juga fasilitasi untuk bertemu dengan feature capital sehingga ketika nanti terjadi kecocokan meraka bisa mendapatkan akses terhadap pendanaan yang saat ini mereka sangat sukar diakses oleh startup perempuan," terangnya.