Gen Z atau Generasi Z merupakan istilah yang ditujukan untuk para anak muda dengan kisaran tahun lahir antara 1997 hingga 2000-an. Gen Z juga disebut sebagai generasi muda yang selalu hidup berdampingan dengan teknologi terkini.
Kehidupan para Gen Z bisa terbilang mendapatkan lebih banyak kemudahan dibanding beberapa generasi sebelumnya. Namun tidak dipungkiri, kemudahan yang didapat Gen Z terkadang menjadi boomerang tersendiri. Salah satunya yaitu kebiasaan Gen Z dalam mengelola keuangan.
Kebanyakan dari Gen Z kesulitan untuk mengelola keuangan dengan cara yang bijak. Terlebih lagi di zaman ini hampir semua transaksi bisa dilakukan secara online, yaitu hanya dengan melakukan scan barcode dengan handphone masing masing atau biasa juga disebut dengan QRIS.
Kemudahan dalam bertransaksi ini pada akhirnya membuat para Gen Z menjadi boros sehingga keuangan mereka tidak terkontrol dengan baik.
Mengutip honestmoney, berikut terdapat 4 cara yang dapat diikuti oleh para Gen Z agar lebih bijak dalam mengelola keuangan.
Advertisement
1. Prioritaskan Menabung
Jika mendapatkan uang, baik dari gaji atau pun dari orang tua, sangat disarankan menyisihkan beberapa rupiah untuk segera dimasukkan ke dalam tabungan. Bila memungkinkan, pilih lah tempat menabung yang sedikit susah diakses agar uang tabungan tetap aman dan tidak mudah diambil jika situasi tidak mendesak.
2. Buat Rencana Finansial Jangka Panjang
Membuat rencana finansial jangan panjang dapat membantu Gen Z untuk memperkirakan biaya apa saja yang diperlukan di masa mendatang, sehingga Gen Z bisa mulai mempersiapkan kondisi keuangan sedini mungkin.
Membuat rencana finansial untuk janga panjang memang terlihat sepele, namun sebenarnya hal ini sangat membantu kehidupan Gen Z untuk mengelola keuangannya dengan bijak.
Advertisement
3. Gunakan Uang untuk Membeli Pengalaman Bukan Barang
Tidak ada salahnya membeli suatu barang, namun alangkah baiknya jika dipergunakan untuk mendapatkan lebih banyak pengalaman seperti mengikuti kelas tambahan atau sekadar berpergian ke tempat baru.
Dengan begitu, maka pengalaman akan bertambah lebih banyak dan tentunya juga mendapat beberapa pelajaran baru yang bisa diterapkan di kehidupan. Namun tidak ada salahnya juga jika memang ingin membeli beberapa barang, hanya saja beli lah sesuai kebutuhan.
4. Membeli Barang Berdasarkan Kebutuhan Bukan Gengsi
Jangan membeli barang hanya karena gengsi semata, prioritaskan lah kualitas barang dibanding merek. Memang menyenangkan apabila memiliki barang bermerek, namun jika kondisi keuangan sedang tidak memadai, lebih baik beli barang sesuai dengan yang kita butuhkan.
Reporter Magang: Sekar Andini Wibisono Putri