Teknologi Mampu Tingkatkan Pasar Motor Listrik di Indonesia, Tinggal Tukar Baterai

Teknologi pertukaran baterai dan model BaaS Oyika dapat meningkatkan pasar kendaraan listrik dan mendorong adopsi transportasi energi bersih di wilayah.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Teknologi Mampu Tingkatkan Pasar Motor Listrik di Indonesia, Tinggal Tukar Baterai
Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum di Nusa Dua. ©2022 Merdeka.com/Anisyah Al Faqir

Perusahaan rintisan yang menyediakan solusi pertukaran baterai dan Battery-as-a-Service (BaaS) untuk motor listrik, Oyika baru-baru ini menerima investasi dari Banpu NEXT. Investasi ini menujukkan bahwa Banpu NEXT percaya Oyika memiliki potensi besar untuk sukses di pasar energi terbarukan.

Banpu NEXT sendiri adalah perusahaan yang bergerak di bidang energi baru terbarukan, penyimpanan energi, perdagangan energi, e-Mobility, dan manajemen energi & smart city.

CEO Banpu NEXT, Sinon Vongkusolkit mengatakan, teknologi pertukaran baterai dan model BaaS Oyika dapat meningkatkan pasar kendaraan listrik dan mendorong adopsi transportasi energi bersih di wilayah.

"Dengan mendapatkan suntikan investasi dari perusahaan terkemuka di Asia Pasifik ini, Oyika berharap dapat mempercepat rencana ekspansi, memperluas jaringan stasiun penukaran baterai (swap station), dan meningkatkan penawaran BaaS mereka di berbagai kawasan. Bahkan, hingga ke Thailand dan Malaysia," ucap Sinon di Jakarta, Selasa (23/5).

Menurut dia, percepatan rencana bisnis Oyika ini pada akhirnya akan turut membantu mengembangkan industri motor listrik di Indonesia secara keseluruhan.

Hal ini tentunya dapat membantu berbagai pihak, termasuk pemerintah Indonesia untuk mengejar target peningkatan jumlah kendaraan listrik beserta Stasiun Penukaran Baterai Kendaraan Listrik Umum (SPBKLU) atau swap station dengan teknologi yang lebih maju.

Tak hanya itu, investasi yang mendorong percepatan rancanya tersebut juga bisa menjadi peluang kemitraan dengan berbagai brand lokal Indonesia.

Harapannya, saat kemitraan ini terjalin, Oyika dapat membantu produsen sepeda motor listrik di Indonesia untuk memperluas pasarnya. Bukan hanya di Indonesia, tapi juga hingga ke wilayah lain di Asia Tenggara.

"Kemitraan dengan Banpu NEXT juga akan mempercepat adopsi transportasi ramah lingkungan dan memungkinkan kami untuk berkontribusi dalam mitigasi perubahan iklim," ujar Albert Soerjonoto, Wakil Direktur Oyika Indonesia.

Tantangan Pengembangan Motor Listrik

Namun, tantangan utama dalam mengadopsi kendaraan ramah lingkungan ini adalah harganya yang lebih mahal dari kendaraan bermotor konvensional. Infrastruktur pengisian baterainya juga masih terbatas. Sehingga, membuat banyak pengendara khawatir soal jarak tempuh perjalanannya.

Oyika mengatasi hambatan ini dengan menyediakan berbagai merek dan model sepeda motor listrik dengan layanan tukar baterai yang nyaman, cepat, dan terjangkau.

Layanan ini memungkinkan pengendara motor listrik untuk mengganti baterai motor yang habis dengan baterai yang sudah terisi penuh di stasiun penukaran.

Pengendara dapat menikmati keuntungan ini tanpa perlu menunggu waktu pengisian baterai yang lama dan tanpa mengeluarkan biaya yang besar, cukup dengan membayar biaya berlangganan bulanan.

Perusahaan multinasional ini juga terus mengembangkan jaringan stasiun penukaran baterai mereka yang kompatibel dengan berbagai sepeda motor listrik di pasaran. Pengembangan ini kian cepat dengan dorongan investasi dari Banpu NEXT. Transisi ke mode transportasi masa depan pun akan makin mudah.

Oyika kerap kali membagikan perkembangan teknologi baterai maupun inovasi perusahaan dalam mewujudkan Indonesia menjadi lebih hijau dan bebas polusi di kanal instagram @oyika.indonesia.

Rekomendasi