Bakal Tambah Rute Penerbangan Baru, Pelita Air Pede Kalahkan Air Asia

Sesuai dengan arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Dendy menjelaskan Pelita Air akan hanya fokus pada penerbangan domestik saja.

Siti Ayu Rachma
Oleh Siti Ayu Rachma - Reporter
Bakal Tambah Rute Penerbangan Baru, Pelita Air Pede Kalahkan Air Asia
Pelita Air Service. ©2022 Istimewa

PT Pelita Air Service akan menambah rute baru ke kota-kota besar jika penambahan pesawat yang diajukan telah terealisasi dengan baik.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Utama Pelita Air, Dendy Kurniawan mengatakan, Pelita Air akan menambah rute ke kota besar yang tentunya melihat market tujuan penerbangan.

"Sebenarnya kalau ditanya rite itu gampang ketebak lah ya. Kita akan masuk ke kota-kita besar, sekarang kita start di Bali dan Jogja, Nanti nextnya Surabaya, Balikpapan, Pekan Baru, Medan, Padang. Cuma yang aman duluan nanti kita lihat marketnya juga," ujar Dendy kepada wartawan, Jakarta, Kamis (20/10).

Sesuai dengan arahan Menteri Badan Usaha Milik Negara Erick Thohir, Dendy menjelaskan Pelita Air akan hanya fokus pada penerbangan domestik saja.

"Kita hanya fokus dengan domestik, sesuai arah Pak Menteri BUMN, Pelita hanya akan terbang domestik, kecuali umrah dan haji," terang dia.

Dendy kembali menjelaskan, apabila pengajuan penambahan pesawat tahun ini direalisasikan yakni sebanyak 5 pesawat, maka tahun ini pun akan dilakukan penambahan rute penerbangan.

Kalahkan Air Asia

"Tergantung jumlah pesawatnya ada apa tidak. Kita mengharapkan tadi dapat 5 pesawat. Kalau dapat 5 pasti kita akan tambah rute," kata dia.

Di sisi lain, dalam kesempatan yang sama, Direktur Sumber Daya Manusia PT Pertamina (Persero) Erry Sugiharto mengatakan dengan peluncuran aplikasi mobile Pelita Air diharapkan akan memberikan kemudahan kepada para pelanggan yang menggunakan penerbangan Pelita Air.

Dia pun dengan percaya diri menyebut bahwa Pelita Air bisa mengalahkan airline yakni Air Asia. "Pelita Air adalah salah satu anak perusahaan Pertamina. Mudah-mudahan dengan dukungan dari Pertamina saya yakin cepat besar dan dewasa dan mungkin Pelita bisa mengalahkan Air Asia," tegasnya.

Rekomendasi