Optimalkan Potensi Bisnis Ikan Hias di Indonesia Lewat Digitalisasi

Sebagai negara maritim, potensi perikanan Indonesia sangat melimpah. Bahkan, pada 2021, Indonesia berada di peringkat keempat sebagai negara eksportir ikan hias.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Optimalkan Potensi Bisnis Ikan Hias di Indonesia Lewat Digitalisasi
Ikan hias. ©2012 Merdeka.com/Boldsky.com

Sebagai negara maritim, potensi perikanan Indonesia sangat melimpah. Bahkan, pada 2021, Indonesia berada di peringkat keempat sebagai negara eksportir ikan hias.

Berkaca dari potensi tersebut, platform khusus marketplace ikan hias, Kalikan menggelar pameran Kalikan Expo di Jakarta International Expo (JIExpo) pada 14-16 Oktober. Untuk mengoptimalkan potensi besar Indonesia sebagai negara pengekspor ikan hias, maka yang perlu dibangun adalah menciptakan ekosistem.

"Kalikan adalah sebuah platform yang pada dasarnya menjahit antara pemerintah dengan masyarakat," ujar CEO Kalikan, Dian Rachmawan, Senin (10/10).

Dian menuturkan, dalam teknisnya Kalikan membentuk telusur jalur bagi masyarakat yang tidak paham mengenai ikan hias, namun tertarik untuk memeliharanya. Misalnya, jenis ikan hias ikan tawar Arwana. Tidak semua ikan Arwana atau ikan hias lainnya memiliki deskripsi yang sama.

Selain itu, peran Kalikan pada ekosistem kelautan dan perikanan di Indonesia sebagai jembatan antara pemerintah dengan masyarakat. Sebab menurutnya, masih banyak masyarakat pelaku usaha ikan hias air tawar ingin menanyakan regulasi yang diterbitkan pemerintah. Atau sebaliknya, harapan dan masukan dari pihak swasta kerap tak tersalurkan ke pemerintah.

"Kalikan adalah sebuah ekosistem pada dasarnya akan memcoba menjahit dan menjembatani seluruh kebutuhan ikan hias antara masyarakat dengan pemerintah integrasi adalah kunci untuk menciptakan UMKM handal dan menghasilkan ekspor unggulan tinggi," pungkasnya.

Dian pun menyampaikan untuk pameran ikan hias di JIExpo pada 14-16 Oktober nanti tidak ada target transaksi yang akan dihasilkan. Sebab menurutnya, visi dari pameran ini adalah meningkatkan potensi ikan hias dalam jangka panjang.'

Sementara jumlah peserta yang terkonfirmasi menjadi peserta pada pameran Kalikan, sekitar 180 pelaku usaha mikro kecil menengah (UMKM). "Kita tidak mematok harus berapa, tidak ada target khusus finansial," tutupnya.

Rekomendasi