Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan membangun jalur sepeda di ruas Tol Gilimanuk-Mengwi, Provinsi Bali. Keputusan ini diambil untuk mendukung pengembangan pariwisata di wilayah tersebut.
Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan Masyarakat Transportasi Indonesia (MTI), Pusat Djoko Setijowarno menilai, operasional jalur sepeda di ruas Tol Gilimanuk-Mengwi tidak membahayakan pesepeda maupun pengguna kendaraan lainnya. Sebab, pembangunan jalur sepeda telah memperhatikan faktor keselamatan pengguna kendaraan di ruas tol tersebut.
"Jalur sepeda yang dibuat tentunya sudah memperhatikan faktor keselamatan penggunanya. Aturan perencanaan sudah ada untuk jalur sepeda," kata Djoko kepada Merdeka.com, Selasa (8/3).
Djoko menambahkan, Kementerian Perhubungan sendiri sudah menerbitkan aturan teknis penggunaan alat transportasi sepeda. Ketentuan ini dimuat dalam Peraturan Menteri Perhubungan (PM) No. 59 Tahun 2020 tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan.
Dalam beleid tersebut, ada tujuh jenis persyaratan keselamatan yang harus dipenuhi pesepeda saat di jalan yaitu, spakbor, bel, sistem rem, lampu, alat pemantul cahaya berwarna merah, alat pemantul cahaya roda berwarna putih atau kuning, dan pedal.
PM 59/2020 juga mengatur bahwa penggunaan spakbor dikecualikan untuk jenis sepeda balap, sepeda gunung, dan jenis sepeda lain. Untuk penggunaan lampu dan alat pemantul cahaya juga disebutkan harus dipasang pada malam hari dan dalam kondisi jarak pandang terbatas karena gelap, atau saat hujan lebat, berada di terowongan, atau pada saat kondisi jalanan berkabut.
Selain itu, dijabarkan juga dalam regulasi ini jika parkir umum untuk sepeda harus disediakan oleh setiap penyelenggara fasilitas umum seperti simpul transportasi, gedung perkantoran, pusat perbelanjaan, sekolah, dan tempat ibadah. Dalam PM 59/2020 ini disebutkan bahwa Pemerintah Daerah dapat menentukan jenis dan penggunaan sepeda di daerahnya sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan tiap daerah.
"Aturan teknisnya sudah ada," tutupnya.
Advertisement
Sebelumnya, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Basuki Hadimuljono menyebut bahwa Jalan Tol Gilimanuk-Mengwi di Bali akan dilengkapi jalur khusus sepeda. Keputusan ini diambil mendukung pariwisata di wilayah tersebut.
"Ini mungkin jalan tol pertama yang ada jalur sepedanya di Indonesia, karena memang daerah wisata. Jadi kita juga harus menyesuaikan dengan kebutuhan masyarakat wisata," ujar Menteri PUPR Basuki Hadimuljono dikutip dari Antara, Selasa (8/3).
Menurut dia, Tol Gilimanuk-Mengwi, Tol Yogya-Solo, dan Tol Bawen-Yogya merupakan bagian dari Proyek Strategis Nasional (PSN) yang harus segera dilaksanakan.
Menteri Basuki juga berpesan bahwa pembangunan Tol Gilimanuk-Mengwi harus selalu menjaga dan memperhatikan keserasian pembangunan jalan tol dengan lingkungan.
"Kita akan membangun sebisanya dan sekuat tenaga untuk terus serta tetap menjaga lingkungan hidup. Tadinya kita akan membangun jalan tol di tengah Bali, tapi saya merasa kalau kita membuat jalan tol di tengah Pulau Bali yang membelah pasti banyak merusak lingkungan, sehingga kita mengambil yang jalur pantai," tutupnya.