Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat penurunan mobilitas masyarakat di Januari 2022 dibanding Desember 2021. Salah satu penyebab utama ialah penyebaran Covid-19 varian omicron yang semakin meluas.
Kepala BPS Margo Yuwono mencermati, penurunan angka mobilitas penduduk dapat dilihat pada sejumlah tempat-tempat keramaian, seperti di pasar atau pusat perbelanjaan/mal.
Secara umum, tingkat mobilitas penduduk di Januari 2022 ini memang terjadi perlambatan dibanding Desember 2021. Namun, beberapa lokasi seperti tingkat kunjungan di taman hingga tempat kerja justru mengalami peningkatan.
Jika dilihat dari angka, mobilitas di tempat perdagangan, ritel dan rekreasi pada Januari 2022 masih positif 7,15 dibandingkan kondisi pra-Covid-19 pada Januari-Februari 2020.
"Tapi dibanding kondisi bulan Desember, angkanya turun, menunjukan mobilitasnya turun pada tempat perdagangan, ritel dan rekreasi," kata Margo dalam sesi teleconference, Rabu (2/2).
Advertisement
Aktivitas di Rumah Turut Naik
Kendati begitu, aktivitas masyarakat di rumah pada bulan lalu justru semakin meningkat. Seluruh catatan ini tidak lepas dari penyebaran omicron di Indonesia yang semakin meluas pada Januari 2022 silam.
"Hal ini tidak terlepas dari perkembangan covid di bulan Januari, di mana kecenderungan kasus hariannya semakin meningkat," ujar Margo.
Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com