Mark Cuban Beli Kota Kecil di Texas, Dihuni 21 Warga dan Buaya

Saat memiliki banyak uang, seseorang bisa melakukan apa saja dengan mudah. Seperti miliarder Mark Cuban yang diketahui baru saja membeli sebuah kota kecil Mustang di Texas. Mengacu data sensus terbaru, kota ini hanya dihuni populasi 21 orang.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Mark Cuban Beli Kota Kecil di Texas, Dihuni 21 Warga dan Buaya
Mark Cuban. Therichest©2015

Saat memiliki banyak uang, seseorang bisa melakukan apa saja dengan mudah. Seperti miliarder Mark Cuban yang diketahui baru saja membeli sebuah kota kecil Mustang di Texas. Mengacu data sensus terbaru, kota ini hanya dihuni populasi 21 orang.

Pemilik Dallas Mavericks ini mengatakan, alasan Mark Cuban mau membeli kota kecil ini karena tawaran dari temannya.

"Saya tidak tahu apa yang akan saya lakukan dengan itu," kata Cuban dilansir CNN, Senin (6/12).

Cuban diketahui merasa senang karena menemukan dirinya kini memiliki dusun sendiri dan sekelompok penduduk kota yang menerimanya.

Mustang merupakan lahan kosong seluas 77 hektar. Kota ini didirikan pada awal 1970-an, ketika sebagian besar wilayah ini dikenal sebagai sumber air lokal di Navarro County yang kering.

Saat ini, hanya ada taman trailer dan klub tari telanjang, Wispers Cabaret, yang dilaporkan dalam kondisi rusak di kota tersebut. Pada hari Jumat, Google Maps menunjukkan nama klub telah diedit menjadi "Mark Cubaret."

Selain dihuni 21 warga biasa, kota itu juga disebut-sebut dihuni buaya. Seperti diungkapkan Broker Real Estate Dallas Mike Turner.

Dari kota ini, hanya membutuhkan waktu 45 menit ke utara menuju Kota Dalas. Disebutkan para penggemar sejarah akan senang mengetahui bahwa kota Waco hanya berjarak lebih dari satu jam berkendara ke barat daya dari Mustang.

Kemudian sekitar 2 mil ada kebun anggur dan kilang anggur pertama dan satu-satunya di Navarro County.

Tidak jelas apa yang dibayar Cuban untuk kota itu, tetapi untuk seseorang dengan kekayaan bersih hampir USD 6 miliar, dikatakan pasti dia mengeluarkan tidak sedikit.

Kota itu sempat dilaporkan untuk dijual pada 2017 seharga USD 4 juta. Namun harga itu dinilai terlalu mahal, dan penjual harus memangkasnya hingga 50 persen.

Reporter: Arief Rahman H.

Sumber: Liputan6.com

Rekomendasi