SKK Migas: Insentif Tingkatkan Daya Saing dan Iklim Investasi Hulu Migas

SKK Migas mencatat penerimaan negara dari insentif hulu minyak dan gas bumi (migas) mencapai USD 2,9 miliar atau sekitar Rp41 triliun pada Januari sampai Agustus 2021.

Bimo Pratomo
Oleh Bimo Pratomo - Reporter
SKK Migas: Insentif Tingkatkan Daya Saing dan Iklim Investasi Hulu Migas
Menteri ESDM Arifin Tasrif dan Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto. ©2019 Liputan6.com/Pebrianto Eko Wicaksono

SKK Migas mencatat penerimaan negara dari insentif hulu minyak dan gas bumi (migas) mencapai USD 2,9 miliar atau sekitar Rp41 triliun pada Januari sampai Agustus 2021.

Pemberian insentif hulu migas juga mendongkrak realisasi investasi pengeboran dan fasilitas produksi sebesar USD 3,5 miliar atau sekitar Rp50 triliun, sekaligus meningkatkan pendapatan KKKS sebesar USD 1,5 miliar atau sekitar Rp21,75 triliun.

"Insentif meningkatkan daya saing investasi dan iklim investasi hulu migas Indonesia menjadi lebih menarik," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto seperti dikutip dari Antara di Jakarta, Rabu (1/9).

Dwi menambahkan insentif juga menjaga produksi migas dan menjadi katalis positif bagi industri hulu di tengah pandemi COVID-19 yang mempengaruhi kinerja operasional hulu migas.

SKK Migas bersama Kementerian Keuangan dan Kementerian ESDM terus mengkaji insentif-insentif lain yang bisa diberikan untuk mendorong kinerja industri hulu migas yang lebih baik di masa depan.

Genjot Produksi

Saat ini, kata dia, isu utama pembahasan insentif hulu migas bukan pada pengorbanan hak negara, melainkan upaya memaksimalkan potensi produksi hulu migas.

"Indonesia memiliki 128 cekungan yang sudah berproduksi baru 20 cekungan. Untuk mengusahakan cekungan lainnya, dibutuhkan pengkondisian agar cekungan yang belum berproduksi dapat segera dilakukan kegiatan," ujar Dwi.

"Sebagai industri dengan resiko tinggi dan membutuhkan investasi yang besar, maka perlu kebijakan yang mampu menarik investor menanamkan modal," tambahnya.

SKK Migas mengungkapkan bahwa setiap investasi sebesar USD 1 miliar di hulu migas menciptakan efek berganda alam penciptaan lapangan kerja baru dan melibatkan sekitar 100 ribu pekerja.

Dengan begitu insentif hulu migas mampu menumbuhkan industri nasional yang akan meningkatkan pertumbuhan ekonomi nasional.

Rekomendasi