Masyarakat Diminta Tak Hanya Fokus ke Abdee Slank, Banyak Tokoh Lain di Tubuh Telkom

Piter beralasan, jika fokus masyarakat terus tertuju pada Abdee Slank sendiri maka dikhawatirkan akan memperburuk kinerja Telkom ke depannya. Menyusul tidak utuhnya proses penilaian dari setiap individu baru di jajaran komisaris perseroan.

Sulaeman
Oleh Sulaeman - Reporter
Masyarakat Diminta Tak Hanya Fokus ke Abdee Slank, Banyak Tokoh Lain di Tubuh Telkom
Abdee Slank. ©kapanlagi.com

Direktur riset Center of Reform on Economic (CORE) Indonesia, Piter Abdullah meminta fokus masyarakat untuk tidak tertuju hanya pada Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank semata yang baru saja diangkat menjadi Komisaris PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk atau TLKM. Mengingat, jajaran komisaris di perusahaan pelat merah itu juga di isi oleh sejumlah tokoh penting lainnya.

"Iya, ngapain yang disoroti hanya Abdee Slank saja sekarang, janganlah. Sementara posisi Abdee Slank hanya menjadi salah satu bagian dari Komisaris Telkom yang juga di isi banyak tokoh lainnya," ungkapnya saat dihubungi Merdeka.com, Sabtu (29/9).

Piter beralasan, jika fokus masyarakat terus tertuju pada Abdee Slank sendiri maka dikhawatirkan akan memperburuk kinerja Telkom ke depannya. Menyusul tidak utuhnya proses penilaian dari setiap individu baru di jajaran komisaris perseroan.

"Karena kan bisa jadi komisaris lainnya lebih buruk justru kapasitasnya dari Abdee Slank. Itu sih kekhawatirannya," jelasnya.

Oleh karena itu, Piter mengajak masyarakat untuk juga turut menilai sosok lainnya di jajaran komisaris Telkom yang baru saja dilantik dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada Jumat (28/5) kemarin. Dengan begitu, masyarakat dapat turut serta berkontribusi dalam memperbaiki kinerja perseroan ke depan.

"Nah, jadi perhatian kita harus juga memberikan penilaian dengan para komisaris lainnya. Itu juga bagian dari rasa keadilan ya," tambahnya.

RUPST Telkom

Sebelumnya, Sebelumnya, (RUPST) PT Telkom Indonesia Tbk (TLKM) untuk tahun buku 2020 merombak susunan komisaris pada Jumat, (28/5). RUPST Telkom Indonesia mengangkat Arya Sinulingga dan Abdi Negara Nurdin atau Abdee Slank sebagai Komisaris dan Komisaris Independen.

Adapun Arya Sinulingga menjabat sebagai staf khusus Menteri BUMN Erick Thohir. Pria kelahiran 1971 ini sebelum jadi Staf Khusus Menteri BUMN dikenal sebagai ahli kebijakan media. Dia pun pernah memegang jabatan penting di perusahaan media, demikian mengutip berbagai sumber.

Sementara itu, Abdi Negara Nurdin atau dikenal Abdee Slank. Ia berperan gitaris di grup musik Slank era tahun 80 yang masih eksis hingga saat ini. Selain sebagai gitaris, Abdee Slank juga menjadi produser band musik. Selain itu, ia juga turut andil dalam menciptakan lagu.

Selain itu, RUPST juga menyepakati penunjukkan Bambang Brodjonegoro sebagai Komisaris Utama Perseroan menggantikan Rhenald Kasali.

Bambang sebelumnya merupakan mantan Menteri Riset dan Teknologi Indonesia/Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional Indonesia di era pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma'ruf Amin pada Kabinet Indonesia Maju.

Bambang juga pernah menjabat Menteri Keuangan Indonesia ke-29 pada periode 27 Oktober 2014- 27 Juli 2016. Saat ini, dirinya menduduki kursi Komisaris Bukalapak, bersama dengan putri mendiang Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Yenny Wahid.

Rekomendasi