Dorong Ekspor ke Arab Saudi, Mendag Lutfi Mau UMKM RI Naik Kelas

Pemerintah ingin produk makanan dan minuman dari pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tanah Air bisa tembus dan menguasai pasar di Arab Saudi. Sebab, potensi pasar di negara Timur Tengah tersebut sangat menjanjikan.

Anisyah Al Faqir
Oleh Anisyah Al Faqir - Reporter
Dorong Ekspor ke Arab Saudi, Mendag Lutfi Mau UMKM RI Naik Kelas
Muhammad Lutfi. ©Rumgapres/Abror Rizki

Pemerintah ingin produk makanan dan minuman dari pelaku Usaha Kecil dan Menengah (UKM) Tanah Air bisa tembus dan menguasai pasar di Arab Saudi. Sebab, potensi pasar di negara Timur Tengah tersebut sangat menjanjikan.

"Kami berusaha untuk memberikan kekuatan buat UKM kita untuk bisa berpartisipasi di ceruk pasar haji dan umrah Indonesia yang menunaikan ibadah di Saudi," kata Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, dalam Penandatanganan Naskah Nota Kesepahaman tentang Optimalisasi Peran Usaha Kecil dan Menengah Dalam Memenuhi Kebutuhan Haji dan Umrah, Jakarta, Rabu (13/1).

Pada 2019, tercatat jumlah jemaah haji Indonesia yang datang ke Arab Saudi sebanyak 221.000. Belum lagi 1 juta jemaah ibadah umroh dan ratusan ribu ekspatriat Indonesia yang menetap di sana.

Maka dari itu, pemerintah ingin memanfaatkan peluang ini dengan menjual produk dalam negeri kepada para jemaah dan orang Indonesia yang ada di Arab Saudi. "Ini pusat pasar tertinggi, kita ingin pastikan barang-barang yang dijual itu tetap dari Indonesia," kata dia.

Sisi lain, dia ingin produk UKM ini juga memiliki standar yang sama dengan produk yang dijual di Timur Tengah. Sehingga produk Indonesia tidak hanya dinikmati oleh orang Indonesia tetapi juga disukai masyarakat di Timur Tengah.

"Harapannya ini bisa jadi acuan bagi pelaku UMKM untuk masuk pasar tersebut. Mudah-mudahan ini menjadikan peluang baru buat UKM dan jadi jembatan penjualan produk kita di sana," kata dia.

Rekomendasi