Susi Pudjiastuti Minta Menteri Sandiaga Promosikan Wisata Bahari Indonesia

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengakui pernah memblokir media sosial twitter milik Sandiaga Uno. Hal itu dilakukan karena keduanya memiliki perbedaan pendapat soal cantrang pada saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Susi Pudjiastuti Minta Menteri Sandiaga Promosikan Wisata Bahari Indonesia
Susi Pudjiastuti dan Sandiaga Uno. Youtube Sandiuno TV ©2020 Merdeka.com

Mantan Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti, mengakui pernah memblokir media sosial twitter milik Sandiaga Uno. Hal itu dilakukan karena keduanya memiliki perbedaan pendapat soal cantrang pada saat Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 lalu.

"Hari ini saya unblock Pak @sandiuno setelah dulu saya block karena urusan cantrang jaman Pilpres," tulis susi seperti dikutip dari akun twiternya @susipudjiastuti, Kamis (24/12).

Pemilik penerbangan Susi Air tersebut kemudian memberikan pesan khusus kepada Sandiaga Uno yang kini menjabat sebagai Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf). Susi meminta agar Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta itu, bisa menjual birunya laut Indonesia untuk sekor pariwaata.

"Dan ini pesan saya yang pertama ke beliau supaya bisa jual birunya laut Indonesia untuk pariwisata," tulisnya.

Seperti diketahui, Presiden Joko Widodo (Jokowi) resmi mengumumkan nama-nama baru yang akan menduduki pos kementerian di Kabinet Indonesia Maju. Salah satunya yakni Mantan Wakil Gubernur DKI Jakarta, Sandiaga Uno.

Sandiaga dipercayai menahkodai Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif menggantikan Wisnuthama Kusubandio.

Pengamat Ekonomi, Piter Abdullah, menilai penunjukan Sandiaga akan menjadi harapan dan tantangan baru bagi sektor pariwisata ke depan. Utamanya dalam mengembalikan sektor pariwisata yang tengah mengalami tekanan.

"Saya kira ini akan jadi tantangan buat Sandi," ujarnya kepada merdeka.com, Selasa (22/12).

Piter mengakui pengusaha milenial tersebut memiliki segudang pengalaman dan kemampuan dalam memimpin. Hanya saja, masih membutuhkan pembuktian untuk ke depannya. "Sandy masih lumayan. Perlu pembuktian," kata dia.

Rekomendasi