Bos BI Sebut Pengaruh Penurunan Suku Bunga Ke Kredit Bank Masih Rendah

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, penurunan suku bunga acuan BI tidak berpengaruh kepada peningkatan kredit di perbankan. Sebab, sejauh ini transmisi terhadap suku bunga kredit masih tercatat sangat minim.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Bos BI Sebut Pengaruh Penurunan Suku Bunga Ke Kredit Bank Masih Rendah
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo. ©handout/Bank Indonesia

Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo mengatakan, penurunan suku bunga acuan BI tidak berpengaruh kepada peningkatan kredit di perbankan. Sebab, sejauh ini transmisi terhadap suku bunga kredit masih tercatat sangat minim.

Dia menduga, rendahnya transmisi penurunan suku bunga BI terhadap bunga kredit perbankan disebabkan oleh persepsi risiko perbankan yang cenderung lebih berhati-hati dalam menyalurkan kredit.

"Yang masih lambat turunnya suku bunga kredit, beberapa berkaitan dengan persepsi risiko perbankan, penurunan suku bunga kredit lambat," ujar Perry dalam rapat kerja dengan Komisi XI DPR RI, di Jakarta, Kamis (12/11).

Berdasarkan catatan, untuk suku bunga pasar uang dari Juli hingga Oktober 2020 telah mengalami penurunan sekitar 252 bps. Sementara untuk suku bunga deposito turun 152 bps. Namun untuk suku bunga kredit, penurunan suku bunga baru sebesar 50 bps. Dari sisi pertumbuhan, Perry pun mengatakan kredit hanya tumbuh sebesar 0,12 persen.

Melihat kondisi tersebut, BI akan mengambil langkah-langkah baru. Melalui Komite Stabilitas Sistem Keuangan (KSSK) yang beranggotakan Kementerian Keuangan, OJK, BI, dan LPS bakal pihaknya akan mendorong sekaligus menyelerasakan permintaan dan penawaran di industri.

"Fokus KSSK untuk mendorong pertumbuhan kredit adalah mematchingkan supply dan demand termasuk industri, perusahaan, untuk mengatasi permasalahan yang ada agar bisa mendorong pertumbuhan ekonomi," ujar dia.

Sementara Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Wimboh Santoso menambahkan, suku bunga kredit telah mengalami penurunan dari 10,35 persen pada bulan September menjadi di kisaran 9,8 persen di bulan Oktober.

Setidaknya dibutuhkan waktu tiga hingga enam bulan bagi perbankan untuk merealisasi penurunan suku bunga BI. "Memang ini mesti ada lacknya, tidak bisa instant karena butuh penyesuaian bagi suku bunga kredit, ada yang enam bulan, ada yang tiga bulan," tandas dia.

Rekomendasi