Program Kartu Prakerja kembali dibuka pemerintah. Pada gelombang keempat ini, pemerintah membuka kuota pendaftaran sebanyak 800 ribu peserta.
Direktur Bank Negara Indonesia (BNI), Sis Apik memberikan tips agar peserta yang lolos bisa memaksimalkan program ini. Pertama, peserta harus sudah menentukan pilihan jenis pelatihan yang akan diambil. Sebab 11 platform pelatihan menyediakan berbagai jenis pelatihan.
"Pilihannya kan ada dua, pelatihan berbasis profesi atau wirausaha," kata Sis dalam siaran langsung di akun instagram @bni46, Jakarta, Senin (10/8).
Berbagai platform pelatihan ini menyediakan ragam jenis pelatihan. Pelatihan berbasis profesi memberikan berbagai jenis modul untuk menambah keahlian peserta. Misalnya pelatihan menjadi sekretaris perusahaan, kemampuan berbahasa asing, menjadi tenaga akuntan dan sebagainya.
Sementara itu pelatihan berbasis wirausaha juga memiliki banyak ragam jenisnya. Mulai dari usaha makanan, minuman sampai dengan produk barang dan jasa.
"Jadi peserta harus bisa membaca profesi yang bisa dilakoninya nanti," kata dia.
Advertisement
Gunakan dengan Bijak
Sis berharap, insentif yang diberikan pemerintah usai program ini selesai bisa digunakan dengan bijak. Misalnya sebagai modal usaha bagi yang menjalani pelatihan wirausaha. Atau lanjutnya, menjadi tabungan biaya hidup sampai mendapatkan pekerjaan bagi mereka yang memilih pelatihan berbasis profesi.
"Ya bagus kalau uang insentif itu ditabung dulu sampai mendapatkan pekerjaan,"kata dia.