Kepala Biro Komunikasi dan Layanan Informasi Kementerian Keuangan, Rahayu Puspasari, menyebut, belum ada rencana pegawai Kemenkeu kembali bekerja dari kantor atau work from office (WFO). Sejauh ini, pihaknya masih menunggu arahan dari Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi.
Dia menambahkan, pihaknya juga sejauh ini masih melakukan komunikasi dan arahan dari Sekretariat Jenderal agar bisa kembali bekerja secara normal di kantor. "(Rencana untuk menerapkan WFO) masih menunggu kebijakan dari pimpinan melalui Sekretariat Jenderal," kata Puspa di Jakarta, Rabu (27/5).
Puspa mengatakan sejauh ini seluruh pegawai di lingkungan Kemenkeu masih menerapkan bekerja dari rumah atau work from home (WFH). Kendati begitu, ada beberapa yang memang diharuskan untuk bekerja di kantor namun tetap dengan menerapkan protokol kesehatan.
"Bagaimana penerapan saat ini? Kami saat ini melaksanakan WFH, tapi untuk pekerjaan yang sifatnya harus melakukan layanan tatap muka maka kami tetap WFO dengan menggunakan atau mengikuti protokol dari keputusan Menkes dan protokol Covid lainnya dari berbagai institusi," tandas dia.
Sebelumnya, Menteri Koordinator Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengumumkan pada Rabu (27/5), Kemenko Perekonomian akan memulai penerapan Work From Office (WFO) secara terbatas.
Hal ini disampaikan Menko Airlangga melalui akun media sosial instagram miliknya yang diunggah kemarin, Senin (25/5) usai Silaturahmi online dengan keluarga besar Kemenko Perekonomian.
Dalam silaturahmi online tersebut, Menko Airlangga juga mengingatkan kepada seluruh karyawan Kemenko Perekonomian tentang amanah dan tugas yang diemban khusus dalam menanggapi dampak ekonomi nasional pandemi.
"Agar lebih fokus dalam pemulihan sektor ekonomi ini, pada Kamis 27 Mei 2020 nanti, Kemenko Perekonomian akan memulai penerapan Work From Office (WFO) secara terbatas," tulisnya dalam keterangan unggahan.