PT Indofood Sukses Makmur Tbk (Indofood) mengumumkan kinerja keuangan untuk periode yang berakhir pada tanggal 31 Maret 2020. Perseroan membukukan laba usaha naik sebesar 33 persen menjadi Rp3,43 triliun dari Rp2,58 triliun periode sebelumnya.
Selain itu, marjin laba usaha meningkat menjadi 17,8 persen dan 13,4 persen. Sementara penjualan neto konsolidasi juga mengalami kenaikan sebesar 1 persen menjadi Rp19,30 triliun dibandingkan dengan tahun lalu sebesar Rp19,17 triliun.
Direktur Utama dan Chief Executive Officer Indofood, Anthoni Salim mengatakan, awal 2020 kondisi global penuh dengan tantangan. Namun, perusahaan tetap mampu mempertahankan kinerja yang baik.
"Di tengah-tengah kondisi global yang penuh tantangan saat ini, Indofood berhasil mempertahankan kinerja yang baik di kuartal pertama tahun 2020. Ke depannya, kami akan tetap waspada dan terus meningkatkan daya saing kami," ujarnya melalui keterangan resmi, Jakarta, Minggu (24/5).
Laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk tumbuh 4 persen menjadi Rp1,40 triliun dari Rp1,35 triliun, dan marjin laba bersih naik menjadi 7,3 persen dari 7,0 persen. Sementara itu, Core profit meningkat 23 persen menjadi Rp1,52 triliun dari Rp1,24 triliun.