Gubernur Bank Indonesia (BI), Perry Warjiyo, mengatakan akan mengupayakan perluasan smart Surat Izin Mengemudi (SIM) ke daerah. Perry mengatakan rencana perluasan penerapan Smart SIM sampai ke daerah-daerah, diharapkan sudah bisa dilakukan tiga bulan mendatang.
"Sekarang (untuk penerapan Smart SIM ke daerah-daerah) sedang dilakukan uji coba, masih dalam tahap sandbox. Mudah-mudahan dalam waktu tiga bulan sandboxnya ini, percobaan sudah selesai," ujar Perry di Gedung Kementerian Koordinator Perekonomian, Jakarta, Kamis (13/2).
Saat ini, Perry mengatakan Smart SIM sudah bisa digunakan masyarakat di DKI Jakarta. Smart SIM sendiri bisa juga digunakan menjadi uang elektronik (e-money). "Jadi e-money (smart SIM) bisa digunakan untuk bayar tol, dan lain-lain."
Advertisement
Daftar Keunggulan Smart SIM
Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri mengatakan Smart SIM memiliki banyak keunggulan, salah satu mampu mencatat semua pelanggaran-pelanggaran yang dilakukan pengemudi secara online.
"Bisa tertera pelanggaran pengguna SIM ini atau pengemudi. Tercatat secara otomatis dan online dan real time juga dan kita juga bisa mengingatkan bahwa pengemudi melakukan pelanggaran itu," kata Irjen Refdi.
Yang menarik Smart SIM bisa digunakan sebagai kartu elektronik, Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri menjelaskan saldo uang elektronik maksimal Rp2 juta.
"Jadi uang kita ada di dalam sini dengan saldo maksimal sebanyak Rp2 juta dan bisa melakukan pembayaran apa saja. Belanja di toko-toko, tol, kereta, pokoknya yang bisa digunakan kartu elektronik," jelas Refdi.
Selain itu, Refdi mengatakan jika Smart SIM terdapat chip di dalamnya untuk keperluan data. Isinya mulai dari nomor telepon orang terdekat hingga data forensik.
"Semua forensik kepolisian berada di sini, di dalam ada chip dengan kapasitas yang kami siapkan, sehingga nama, alamat, pekerjaan semua ada pada kartu itu," ujar Refdi.
Kakorlantas Polri Irjen Refdi Andri mengatakan perbandingan Smart SIM dengan SIM yang lama adalah Smart SIM memiliki keamanan yang tinggi. Nantinya SIM tidak bisa dipalsukan.
"Terutama apa securitynya yang tingkat tinggi, tidak bisa di palsukan tidak bisa dimodifikasi oleh siapapun," kata Irjen Refdi.
Reporter Magang : Nurul Fajriyah