Menteri BUMN, Erick Thohir meminta dukungan segenap jajaran Kementerian BUMN dalam menjalankan tugas. Dia memastikan bakal terbuka pada semua masukan dari anak buah.
Masukan tersebut harus diberikan demi perbaikan kualitas serta manajemen di Kementerian BUMN. Terkait hal tersebut Erick sempat melontarkan canda yang mengundang tawa hadirin.
Menurut dia, ada satu hal yang tidak boleh dia lakukan sebagai Menteri BUMN, yakni menggunakan anggaran kementerian untuk membeli klub sepak bola.
Sebagaimana diketahui, sebelum memulai karier politik, Erick Thohir dulunya dikenal sebagai pengusaha yang menginventasikan uangnya di klub olahraga Inter Milan. Erick resmi menjadi salah satu pemilik Inter Milan setelah membeli saham 70 persen milik Massimo Moratti.
"Cuma satu yang tidak boleh Bu. Dari Bapak ke saya nggak boleh beli klub bola pakai uang BUMN. Jadi yang lain boleh yang itu nggak boleh. Kalau saya lupa tolong diingatkan Pak Sekjen," kata dia dalam acara Sertijab Menteri BUMN, Jakarta, Rabu (23/10).
Sebagai komitmen sikap terbuka terhadap masukan, Erick mengaku bakal menyebarkan nomor ponsel kepada segenap jajaran agar komunikasi dapat berjalan lancar.
"Saya tidak sempurna, saya sangat terbuka. Nanti saya kasih nomor saya ke Sekjen langsung saja," ungkapnya.
Namun demikian, dia menegaskan bahwa setiap masukan yang disampaikan harus disertai jalan keluar. "Saya sangat terbuka untuk masukan dengan solusi. Tapi kalau hanya komplain terus, malas dengarnya," ujar dia.
"Kita harus ada solusi. Ini yang bisa mempercepat. Visi kita semua, visi beliau," tandasnya.