Bos Kadin sebut pengusaha siap bawa kembali 40 persen DHE hingga akhir 2018

Ketua Kadin Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, mengaku pengusaha anggotanya siap membawa DHE ke dalam negeri untuk dikonversikan ke dalam Rupiah. Rosan menyampaikan, terkait dengan DHE, sebetulnya para pelaku eksportir sudah bertemu dengan pemerintah untuk menjelaskan kemampuannya dalam mengonversikan hasil DHEnya.

Dwi Aditya Putra
Oleh Dwi Aditya Putra - Reporter
Bos Kadin sebut pengusaha siap bawa kembali 40 persen DHE hingga akhir 2018
Rosan P Roeslani. Hana Adi Perdana©2016 Merdeka.com

Pemerintah dan Bank Indonesia (BI) terus melakukan berbagai cara untuk menarik devisa hasil ekspor (DHE) ke dalam negeri. Langkah ini dilakukan menyusul pelemahan nilai tukar Rupiah yang terjadi secara terus menerus sejak awal tahun lalu.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan Perkasa Roeslani, mengaku pengusaha anggotanya siap membawa DHE ke dalam negeri untuk dikonversikan ke dalam Rupiah. Bahkan, jumlah DHE yang dikonversikan diperkirakan mencapai 40 persen dalam waktu setahun.

Rosan menyampaikan, terkait dengan DHE, sebetulnya para pelaku eksportir sudah bertemu dengan pemerintah untuk menjelaskan kemampuannya dalam mengonversikan hasil DHE-nya ke Rupiah.

"Sudah diminta komitmennya (eksportir) dan sudah diminta detailnya berapa yang bisa dikonversi, berapa yang berkebutuhan barang. Ini sudah berjalan," ujar Rosan saat ditemui di Kantor Kemenko Bidang Kemaritiman, Jakarta, Selasa (18/9).

Bank Indonesia (BI) mencatat pada kuartal II 2018 DHE yang terkonversi ke Rupiah hanya sebesar USD 4,4 miliar. Realisasi ini sebesar 13,7 persen dari total DHE yang masuk ke bank domestik sebanyak USD 32,1 miliar.

"Kalau kemarin masih 13,7 persen, teman-teman (eksportir) bilang bisa sampai 40 persen dalam waktu setahun," kata Rosan.

Rosan mengungkapkan, pelemahan nilai tukar Rupiah juga bisa merugikan bagi pengusaha apabila terus berkelanjutan. Oleh karena itu, menurutnya, komitmen para eksportir tersebut bisa menguatkan Rupiah. "Jadi kita sadar ini untuk kepentingan bersama," pungkasnya.

Rekomendasi